Trans Power (TPMA) Catat Lompatan Laba Bersih 37% Jadi Rp 304 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten jasa pelayaran, PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) membukukan laba tahun berjalan sebesar US$ 19,69 juta atau Rp 304,08 miliar (kurs Jisdor BI pada 29 Desember 2023 Rp 15.439 per USD) sepanjang tahun 2023.
Perolehan laba bersih tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 37,76% secara year on year, dibanding periode yang sama tahun 2022 yang tercatat sebesar US$ 14,29 juta.
Baca Juga
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Sepakat Bagikan Dividen Rp 1,65 Triliun, 40,4% dari Laba
Berdasarkan laporan keuangan audited yang dipublikasikan Perseroan, Senin (18/3) disebutkan, pertumbuhan laba bersih tersebut mendongkrak laba per saham dasar menjadi sebesar US$ 0,0075 pada tahun buku 2023 dari sebelumnya US$ 0,0054 per saham.
Adapun pertumbuhan laba bersih didorong oleh kenaikan pendapatan usaha sebesar 6,01% yoy, menjadi US$ 66,58 juta pada tahun 2023, dibanding periode yang sama tahun buku 2022 sebesar US$ 62,80 juta.
Meski pendapatan meningkat, Perseroan berhasil memangkas beban langsung menjadi US$ 42,65 pada tahun 2023 dari US$ 41,66 juta di tahun buku 2022.
Alhasil laba kotor yang dicatatkan meningkat menjadi US$ 24,92 juta pada dari US$ 21,13 juta di tahun 2022.
Baca Juga
Harga Anjlok 62%, Saham Emiten Pelayaran (HUMI) Tommy Soeharto Digembok BEI
Seiring pertumbuhan kinerja, total aset Perseroan tercatat mengalami kenaikan sebesar 10% secara yoy menjadi US$ 117,40 juta di tahun 2023 dibanding US$ 107,38 juta pada tahun 2022.
Meski begitu terdapat kenaikan liabilitas di tahun buku 2023 menjadi US$ 24,88 juta dibanding US$ 18,55 juta di tahun 2022.
Adapun posisi ekuitas mengalami pertumbuhan menjadi US$ 92,52 juta, dibanding tahun 2022 yang tercatat US$ 88,83 juta.

