Dua Saham Pendatang Baru (DAAZ dan RATU) Ini Melesat lebih dari 700%, Siapa Pemiliknya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) tercatat sebagai saham emiten pendatang baru paling cuan dalam tiga bulan terakhir. Kedua saham tersebut telah menorehkan kenaikan lebih dari 700% sejak listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga kini.
Berdasarkan data BEI, saham DAAZ telah melesat dari harga listing perdana Rp 880 per saham pada 11 November 2024 menjadi Rp 7.225 pada penutupan perdagangan 5 Februari 2025. Dengan demikian, saham ini telah melesat 721,02% selama ditransaksikan di bursa. Penguatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar DAAZ melambung menjadi Rp 14,42 triliun.
Baca Juga
Emiten Baru Daaz Bara Lestari (DAAZ) Optimistis Kejar Pertumbuhan 20% Tahun Ini
Begitu juga dengan saham RATU telah melambung dari harga listing perdana di BEI Rp 1.150 pada 8 Januari menjadi Rp 9.200 pada hari ini. Dengan demikian, saham emiten yang dikendalikan suami Puan Maharani, Happy Haposoro, ini telah melambung 700%. Dahsyatnya lagi, kenaikan harga tersebut bisa dicapai tak sampai sebulan.
Penguatan konsisten saham RATU menjadikan kapitalisasi pasar sahamnya melesat menjadi Rp 24,97 triliun. Nilai tersebut jauh melampaui market cap induknya PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan Rp 17,45 triliun.
Prospek Bisnisnya
Daaz Bara (DAAZ) merupakan emiten yang bergerak di bisnis perdagangan komoditas, jasa angkutan laut, dan jasa pertambangan. Tahun 2023, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebanyak 18% menjadi Rp 7,66 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya Rp 6,48 triliun. Laba bersih tercatat Rp 313,25 miliar atau turun 17% dari realisasi tahun 2022 Rp 379,91 miliar.
Direktur Utama DAAZ Mahar Atanta Sembiring sebelumnya menyebutkan, perseroan optimistis terhadap pertumbuhan pendapatan di atas 20% tahun ini. “Kalau dilihat dari sejarahnya memang pertumbuhan DAAS kita selalu di atas 20%. Tapi mungkin ke depan saya melihat masih ada kesempatan kita untuk tetap bertumbuh dengan baik. Apakah akan setinggi itu atau tidak saya rasa tergantung juga bagaimana dengan pertumbuhan global,” ujarnya.
Baca Juga
Saham Emiten Happy Hapsoro (RATU) Ini ARA Enam Hari Beruntun, Apa Faktor Pendorongnya?
DAAZ akan terus ekspansi dengan menjangkau pasar luar negeri, serta terus melakukan pertambahan alat kerja sehingga dapat meningkatkan volume perdagangan baik pada customer yang sudah ada dan juga menjangkau customer baru di seluruh sektor perdagangan nikel dan batubara.
Berdasarkan data registrasi, Erwin Sutanto bertindak sebagai pengendali saham DAAZ dengan kepemilikan 12,75%. Pemegang saham DAAZ lainnya dengan status affiliasi adalah Zainal Abidinsyah sebanyak 17%, PT Daaz Nusantara 42,48%, Irawan Satrotanojo sebanyak 12,75%, dan sisanya masyarakat 15,02%.
DAAZ juga memiliki hubungan dengan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melalui Erwin Sutanto, pengendali saham dan komisaris utama DAAZ, juga menjabat sebagai wakil direktur APEX. Dirut DAAZ Mahar Atanta Sembiring juga menjabag sebagai direktur APEX dan Irawan Sastrotanojo yang menjabag sebagai komisaris DAAZ juga menjabat sebagai komisaris utama APEX.
Baca Juga
2025, Emiten Happy Hapsoro (RATU) Bidik Pertumbuhan Kinerja Double Digit
Sedangkan, RATU merupakan perusahaan perusahaan holding minyak dan gas (migas) yang dimiliki oleh Happy Hapsoro. Perseroan memiliki hak partisipasi sebesar 2,2423% di Blok Cepu melalui entitas asosiasi dengan kepemilikan 49%, yaitu PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC). RATU juga memiliki hak partisipasi sebesar 8% di Blok Jabung melalui anak usaha dengan kepemilikan 99%, yaitu PT Raharja Energi Tanjung Jabung (RETJ).
Hingga Semester I-2024, RATU membukukan lompatan pendapatan dari US$ 11,51 juta menjadi US$ 27,95 juta. Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari US$ 6,14 juta menjadi US$ 7,39 juta. Penyumbang pendapatan berasal dari Blok Cepu (PJUC) sebanyak 42% dan Blok Jabung (RETJ) mencapai 58%.
RATU merupakan anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan kepemilikan sebanyak 79,99% saham. Sedangkan Hapsoro Sukonohadi atau Happy Hapsoro tercatat sebagai pengendali saham RAJA dan RATU. Happy Hapsoro adalah suami dari Puan Maharani yang kini menjabat sebagai ketua DPR RI.
Grafik Saham DAAZ dan RATU

