Cetak ATH Baru, Bitcoin Tembus US$ 106.449
JAKARTA, investortrust.id - Seiring berjalannya waktu, pamor Bitcoin terus meroket. Teranyar, harga Bitcoin mencapai titik tertinggi barunya atau all time high (ATH) sebesar US$ 106.449,88 di hari ini, Senin (16/12/2024), pada pukul 7.40 WIB.
Melansir Reuters, Senin (16/12/2024), lonjakan ke rekor tertinggi baru itu terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan rencananya untuk membuat cadangan strategis Bitcoin AS, yang mirip dengan cadangan minyak strategisnya. Hal ini memicu antusiasme dari para pendukung kripto.
“Angka berikutnya yang akan dicari pasar adalah US$ 110.000. Penurunan yang ditunggu-tunggu banyak orang ternyata tidak terjadi, karena sekarang kita punya berita ini,” ujar seorang analis di IG Tony Sycamore.
Sentimen investor juga mendapat dorongan dari dimasukkannya MicroStrategy ke indeks Nasdaq 100 yang berbasis teknologi yang kemungkinan akan menyebabkan lebih banyak arus masuk bagi perusahaan perangkat lunak yang berubah menjadi pembeli Bitcoin.
Di sisi bersamaan, Bitcoin dan kripto telah sorotan karena investor bertaruh bahwa pemerintahan Trump yang baru akan membawa lingkungan regulasi yang lebih bersahabat, meningkatkan sentimen seputar aset digital tersebut. Tercatat, Bitcoin telah naik 192% sepanjang tahun ini.
“Kami akan melakukan sesuatu yang hebat dengan kripto karena kami tidak ingin Tiongkok atau negara lain juga mengadopsinya, dan kami ingin menjadi pemimpinnya,” ujar Trump.
Baca Juga
MicroStrategy Jadi Perusahaan Bitcoin Pertama yang Bergabung ke Indeks Nasdaq 100
Ia juga menegaskan berencana akan membangun cadangan kripto yang mirip dengan cadangan minyak. “Ya, saya kira begitu,” kata Trump.
Jika melirik data CoinGecko, pemerintah di seluruh dunia memegang 2,2% dari total pasokan Bitcoin pada Juli 2024. Dengan Amerika Serikat (AS) memiliki hampir 200.000 Bitcoin yang bernilai lebih dari US$ 20 miliar di level saat ini.
China, Inggris, Bhutan, dan El Salvador menjadi negara lain yang memiliki jumlah Bitcoin yang signifikan.
Baca Juga
Raksasa Investasi BlackRock Rekomendasikan Maksimal 2% Eksposur terhadap Bitcoin

