CoinShares Prediksi Lonjakan Solusi Imbal Hasil Bitcoin pada 2025
JAKARTA, investortrust.id - Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi Bitcoin sebagai cadangan aset keuangannya, pamor aset digital terbesar ini terus meroket. Sebuah perusahaan aset kripto Eropa CoinShares membeberkan prospek industri kripto, khususnya Bitcoin di 2025 mendatang.
CoinShares menyoroti, setidaknya ada sejumlah faktor penting yang mempengaruhi harga Bitcoin, seperti efek yang meluas dari pergeseran politik di Amerika Serikat (AS), perkembangan seputar Solana dan XRP, serta yang lainnya.
Analis CoinShares Satish Patel mengungkapkan, salah satu tren utama di 2025 adalah ekspansi Bitcoin yang diantisipasi menghasilkan solusi yang memungkinkan pengguna memperoleh nilai tambah dari penyimpanan koin.
“Tren ini mencerminkan pengakuan yang lebih luas terhadap potensi Bitcoin untuk berfungsi tidak hanya sebagai penyimpan nilai, tapi juga sebagai sarana untuk menghasilkan hasil,” ujarnya, dilansir dari Cointelegraph, Kamis (12/12/2024).
Baca Juga
Inflasi AS Sesuai Ekspektasi, Pasar Kripto Menghijau dan Bitcoin Kembali di Atas US$ 100.000
Menurutnya, ada tiga jenis atau kategori yang akan dihasilkan dari Bitcoin. Pertama, melibatkan pertumbuhan kepemilikan Bitcoin relatif terhadap saham perusahaan. Kedua, yield farming di mana pengembalian dihasilkan dengan meminjamkan Bitcoin.
“Strategi ketiga memanfaatkan derivatif untuk menciptakan pendapatan dari cadangan Bitcoin,” kata Patel.
Baca Juga
Pemegang Saham Microsoft Tolak Cadangan Bitcoin, Harga BTC dan Saham MSFT Kompak Melemah
Ia mengatakan, salah satu indikator penting lebih banyaknya cadangan kas Bitcoin pada 2025 adalah semakin diterimanya pembayaran aset kripto di seluruh dunia.
“Sepanjang 2024, beberapa perusahaan besar telah menerima aset kripto sebagai pembayaran. Ini menunjukkan tren potensial adopsi Bitcoin dalam cadangan kas mereka pada 2025,” ucap Patel.

