IHSG Sesi I Melesat 1,49% Terdorong Saham Emiten Prajogo Pangestu
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (4/12/2024), ditutup melesat sebanyak 107,5 poin (1,49%) menjadi 7.303,52. Pergerakan indeks dalam rentang 7.187-7.323 dengan nilai transaksi Rp 5,28 triliun.
Faktor utama penguatan indeks datang dari lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu, seperti saham PT BREN melesat 6,25% menjadi Rp 7.225, TPIA menguat 6,09% menjadi Rp 7.400, BRPT naik 5,78% menjadi Rp 915, CUAN naik 6,06% menjadi Rp 7.000, dan PTRO menguat naik 5,18% menjadi Rp 22.825.
Baca Juga
Duta Pertiwi (DUTI) Bagikan Dividen Interim Rp 703 Miliar, Cek Jadwal Berikut
Secara sektor, penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor material dasar 2,77%, sektor energi 1,10%, sektor consumer non primer naik 1,04%, sektor infrastruktur naik 1,55%, dan sektor keuangan menguat 0,62%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 0,32%.
Di tengah penguatan indeks, lima saham ini torehkan lompatan harga pesat, yaitu saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 29,17% menjadi Rp 155, PT Green Power Group Tbk (LABA) melesat 24,83% menjadi Rp 362, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 23,56% menjadi Rp 236, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) menguat 14,65% menjadi Rp 360, dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) melesat 14,55% menjadi Rp 945.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII), PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Baca Juga
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 149,03 poin (2,11%) menjadi 7.196,02. Pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,08 triliun, yaitu saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) sebanyak Rp 1,27 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 357,17 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 140,80 miliar.
Lompatan IHSG kemarin ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 3,18%, sektor keuangan 1,55%, sektor property 1,12%, sektor infrastruktur 1,19%, sektor energi 1,24%, dan sektor material dasar 1,11%. Sebaliknya koreksi melanda saham sektor transportasi 0,31%.
Grafik IHSG

