Saham BMRI, BBCA, BBNI, hingga BBRI Mendadak Ditutup Melesat, Bagaimana Target Harga Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – Empat saham bank papan atas ini mendadak melesat pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/11/2024). Penguatan empat saham bank papan atas ini berimbas terhadap lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG).
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat sebanyak Rp 325 (5,20%) menjadi Rp 6.575. Selanjutnya dicatatkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kenaikan sebanyak Rp 325 (3,30%) menjadi Rp 10.175.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Optimistis Capai Target Pertumbuhan Kredit 18% di Akhir 2024
Penguatan juga melanda saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 150 (3,10%) menjadi Rp 4.990. Sedangkan pengutan paling rendah dicatatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) hanya mencapai Rp 70 (1.59%) menjadi Rp 4.470.
Perdagangan BEI mengungkap bahwa kenaikan empat saham bank papan atas tersebut membuat saham sektor keuangan melesat sebanyak 1,49%. Bahkan, menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan IHSG sebanyak 118,55 poin (1,65%) menjadi 7.314,11.
Apakah penguatan tersebut bakal berlanjut? Berdasarkan riset terakhir BRI Danareksa Sekuritas bahwa saham BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 8.200. Dengan harga penutupan hari ini Rp 6.575, maka potensi kenaikan harga saham ini masih terbuka lebar. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI.
Baca Juga
BCA (BBCA) Bagikan Dividen Interim Rp 6,16 Triliun, Simak Jadawal Ini
Rekomendasi beli dengan target harga menggiurkan juga diberikan BRI Danareksa Sekuritas untuk saham BBCA. Saham bank swasta dan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini direkomendasikan beli dengan target harga Rp 12.800. Target harga tersebut masih jauh di atas harga penutupan saham BCBA hari ini level Rp 10.175.
Tak terkecuali, BRI Danareksa Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 7.600. Target harga tinggi tersebut merefleksikan kinerja keuangan BBNI sudah sesuai dengan ekspektasi hingga kuartal III-2024.
Saham BBRI
Prospek menggiurkan juga diberikan sejumlah analis terhadap saham BBRI. Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 6.000 dan NH Korindo Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 5.550.
Analis Mandiri Sekuritas Boby Kristanto Chandra dan Kresna Hutabarat mengatakan, saham BBRI layak dipertahankan beli didukung kualitas aset perseroan yang tetap kuat dan rasio dividen yang besar. Hal ini bisa menjadi penggerak saham bank BUMN dengan kapitalisasi pasar saham terbesar ini.
Baca Juga
BNI Gandeng Batumbu Salurkan Pembiayaan Rp 1,2 Triliun untuk UMKM
Begitu juga dengan analis NH Korindo Sekuritas Leonardo Lijuwardi. Menurut dia, pemulihan kinerja BBRI mulai terwujud yang ditunjukkan pertumbuhan dari kuartal ke kuartal. Laba bersih perseroan meningkat dari Rp 13,91 triliun pada kuartal II-2024 menjadi Rp 15,47 triliun pada kuartal III-2024.
NH Korindo Skeuritas menyebutkan bahwa BBRI menunjukkan langkah solid yang mengarah pada perbaikan kualitas aset. Hal ini mendorong NH Korindo Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBRI dengant arget harga Rp 5.550.
Grafik Saham BMRI, BBCA, BBNI, dan BBRI

