IHSG bisa Lanjutkan Rebound, 4 Saham Ini Jadi Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/11/2024), diproyeksikan lanjutkan rebound dengan target menuju resisten 7.622-7.632, jika berhasil breakout 7.529.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (6/11/2024), menyebutkan bahwa indeks hari ini berpotensi bergerak dalam rentang 7.415-7.622. Peluang penguatan terbuka, jika IHSG bisa breakout 7.529. Namun apabila turun ke bawah support 7,415, pemodal disrankan untuk waspada.
Baca Juga
Sentimen Pilpres AS Dongkrak Wall Street, Dow Jones Melesat Lebih dari 400 Poin
Di tengah peluang penguatan indeks, pemodal disarankan untuk memantau saham AUTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.600-2.750 dan saham BRIS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.140-.3350. Saham ERAA dan PNLF juga direkomendasikan beli dengan target harga masing-masing Rp 476-500 dan Rp 498-540.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 12,43 poin (0,17%) menjadi 7.491. Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 223,01 miliar, yaitu saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Rp 134,44 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 111,81 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 106,39 miliar.
Baca Juga
Kinerja Lampaui Ekspektasi, Saham Astra International (ASII) Direvisi Naik ke Level Ini
Penguatan tersebut didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,82%, sektor consumer non primer 0,74%, sektor material dasar 0,54%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor consumer primer 025%. Pelemahan melanda saham sektor industry 0,52%, sektor teknologi 0,97%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor tranportasi 0,95%, dan sektor kesehatan 0,22%
Di tengah penguatan tipis IHSG, empat saham ini ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 280, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,80% menjadi Rp 1.535, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,74% menjadi Rp 1,185, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,62% menjadi Rp 324.
Grafik IHSG

