Pangkas Beban Bunga dan Perkuat Neraca Keuangan, ABMM Refinancing Fasilitas Kredit US$ 395 Juta
JAKARTA, investortrust.id – PT ABM Investama Tbk (ABMM) menandatangani fasilitas kredit senilai US$ 395 juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dana tersebut digunakan untuk refinancing beberapa fasilitas kredit, termasuk global bond yang akan jatuh tempo di 2026.
Refinancing ini bakal menurunkan biaya keuangan dan memperkuat neraca keuangan, sehingga ABMM memiliki fleksibilitas arus kas tambahan guna mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan dan menjadi perusahaan terkemuka di sektor energi ke depan.
Direktur Utama ABM Investama (ABMM) Achmad Ananda Djajanegara mengatakan, aksi korporasi ini merupakan wujud implementasi Good Corporate Governance (GCG) yang dijalankan perusahaan dalam kurun 15 tahun terakhir. Aksi ini juga bagian dari wujud dukungan serta kepercayaan stakeholders yang diberikan kepada perusahaan.
Baca Juga
PT ABM Investama Tbk (ABMM) Sabet Penghargaan ‘Most Impactful Program’ di CSR Awards 2024
“Refinancing ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi interest cost. Ini menjadi salah satu bentuk efisiensi yang kami untuk memaksimalkan value terhadap shareholder. Kami berterima kasih kepada stakeholders yang sudah mendukung pertumbuhan ABMM ke depan,” jelas Andi, sapaan akrab Achmad Ananda Djajanegara melalui penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Sementara itu, SVP Corporate Banking 3 Bank Mandiri Helmy Afrisa Nugroho mengatakan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat luas. “Bank Mandiri selalu berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan bagi mitra bisnis sekaligus memberikan nilai tambah kepada pertumbuhan di dalam negeri,” ujar Helmy.
Sebelumnya, perusahaan jagoan investor kawakan, Lo Kheng Hong, ini telah berhasil memboyong tiga penghargaan di ajang nasional dan internasional. Di ranah global, Grup ABM sukses meraih penghargaan di Stevie Award untuk kategori Technology & Improvement Business. Sementara di ranah nasional, Grup ABM mendapat dua penghargaan yakni dari Investortrust bersama PT Bumi Global Karbon (BGK) untuk kategori Pengurangan Emisi Award, serta Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2024 yang diinisiasi Hukum Online untuk kategori Governance Award.
Baca Juga
Lo Kheng Hong Kembali Tambah Saham ABM Investama (ABMM), Ternyata Ada Kaitan dengan Saham BREN
Tidak hanya itu, ABMM melalui entitas usaha PT Tunas Inti Abadi (TIA) juga telah meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Good Mining Practice (GMP) Award 2024. Anak usaha ABMM lainnya yang bergerak di kontraktor pertambangan batu bara, yakni PT Cipta Kridatama (CK), juga meraih penghargaan Aditama dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) dalam ajang Good Mining Practice (GMP) Award 2024 untuk kategori Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara.
“Penghargaan-penghargaan yang diraih ini menjadi bukti bahwa kami membangun struktur dan financing yang kuat, bukti kami mengembangkan perusahaan sesuai dengan kaidah Good Corporate Governance, dan patuh dengan aturan. Kami akan terus melakukan kebaikan yang memberi manfaat besar bagi masyarakat yang ada di sekitar bisnis kami,” tutup Andi.
Grafik Saham ABMM

