IHSG Dibuka Rebound Tipis, Saham AXIO Unjuk Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id–Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/10/2024), dibuka naik tipis 3 poin (0,07%) menjadi 7.568. Penguatan tersebut terdorong kenaikan saham minyak dan gas (migas) dan emiten Prajogo Pangestu, BREN.
Secara sektor, penguatan paling pesat melanda saham sektor material dasar 0,59%, sektor energi, sektor kesehatan, sektor infrastruktur, sektor property, dan sektor keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer primer dan transportasi.
Baca Juga
Belum Ada Perubahan Signifikan Pola Pergerakan IHSG, Saham AKRA dan MIKA Layak Dilirik
Saat indeks naik tipis, saham PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) langsung melesat sebanyak 29,27% menjadi Rp 159, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 16,83% menjadi Rp 590, dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) menguat 9,08% menjadi Rp 218.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Estee Gold Fleet Tbk (EURO), dan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH).
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 78,87 poin (1,03%) menjadi 7.563,26. Pergerakan indeks dalam rentang 7.501-7.642 dengan nilai transaksi Rp 13,88 triliun. Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih, meski demikian saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi pilihan teratas pemodal asing kemarin.
Baca Juga
Menteri Bahlil Sebut Produksi Migas Bisa Dipacu lewat Intervensi Teknologi
Koreksi tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,32%, sektor property 1,49%, sektor teknologi 1,39%, sektor consumer primer 1,74%, sektor consumer non primer 1,33%, dan sektor infrastruktur 1,75%. Satu-satunya saham yang masih di zona hijau adalah material dasar 0,03%.
Meski IHSG melemah, saham PT Inter Delta Tbk (INTD) justru berhasil naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,01% menjadi Rp 264. Kenaikan juga melanda hampir seluruh saham emiten minyak dan gas (migas), seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 8,95% menjadi Rp 1.400.

