Cetak Lompatan Laba, Begini Prospek Saham Astra Agro (AALI)
JAKARTA, investortrust.id – Keberhasilan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukan kenaikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 36,31% menjadi Rp 501,04 miliar pada semester I-2024 didukung pertumbuhan penjualan yang kuat di tengah kenaikan harga jual dan penurunan beban.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, kenaikan harga crude palm oil (CPO) yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menjadi pemicu utama kenaikan penjualan Astra Agro (AALI).
Baca Juga
“Dengan torehan laba tersebut, saya merekomendasikan hold saham AALI dengan target harga Rp 6.350, tapi tergantung dinamika market juga, paling tidak AALI ini ditopang dari permintaan CPO, yang mempengaruhi kenaikan Harga CPO saat ini,” ujar Nafan saat dihubungi investortrust.id Selasa, (30/7/2024).
Sedangkan factor pendongrak kinerja keuangan AALI ke depan, ungkap Nafan, datang dari peningkatan permintaan CPO dan harga jualnya. “Pemerintah akan menggunakan bioethanol (E100), tapi itu tergantung persiapan infrastruktunya, kalau implementasi program biodiesel 40% atau bahan bakar nabati dari sawit (B40) terlaksana diharapkan mendongkrak permintaan CPO dalam negeri,” sambung dia.
Baca Juga
Siapkan Capex Rp 1,4 Triliun, Astra Agro (AALI) Ungkap Sejumlah Investasi Berikut
Terkait realisasi laba bersih semester I-2024, dia mengatakan, sudah sesuai ekspektasi. “Perseroan didukung penurunan cost of goods sold (cogs) maupun biaya operasional (operating expenses), setidaknya efisiensi bisnis sudah diterapkan oleh AALI, apalagi sebagai mitigasi CPO dunia mengalami kelebihan pasokan,” pungkas Nafan.
Grafik AALI

