Saham Telkom (TLKM) Mendadak Melesat, Bagaimana Target Harganya?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendadak melesat hingga sentuh rekor intraday tertinggi baru terhitung sejak 19 April 2024. Pola penguatan saham emiten telekomunikasi terbesar di Indonesia ini mulai terlihat sepanjang Juli 2024.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/7/2024), saham TLKM melesat Rp 170 (5,48%) menjadi Rp 3.270. Level tersebut tercatat sebagai harga tertinggi intraday saham TLKM selama tiga bulan terakhir. Lalu, apakah penguatan tersebut bakal berlanjut?
Baca Juga
NeutraDC dan Telkom Ungkap Potensi Ekonomi Digital Batam di Forum Sijori
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terakhirnya yang diterbitkan akhir Juni 2024 menyebutkan bahwa potensi penguatan saham TLKM masih besar. Saham ini direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.400, sehingga masih terbuka peluang penguatan lebih dari 35%.
Estimasi Kinerja Keuangan TLKM
Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis menyebutkan, target harga tersebut menggambarkan kondisi pasar telekomunikasi jauh lebih sehat saat ini, sehingga rata-rata ARPU diprediksi tetap stabil bersamaan dengan peningkatan trafik. Apalagi strategi Telkomsel mulai menciptakan produk yang tidak bersaing langsung dengan kompetitor.
“Kami memperkirakan trafik data telekomunikasi TLKM melalui Telskomsel berlanjut pada kuartal II setelah kuartal I naik sekitar 14,4%, dibandingkan periode sama tahun lalu. Begitu juga dengan ARPU terpantau terpantau stabil,” tulisnya dalam riset tersebut.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Optimistis Nilai Sinergi dengan GOTO Bisa Tembus Rp 2 Triliun Tahun Ini
Selain itu, dia mengatakan, Telkom akan diuntungkan atas sejumlah ekspansi yang tengah dilakukan Telin. Perseroan juga diuntungkan pengembagnan hyperscale. Telkom diperkirakan tidak akan bersaing dengan Starlink yang diperkirakan hanya mengejar pasar yang belum terlayani jaringan telekomunikasi daerah pedesaan.
Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham TLKM dengan target harga Rp 4.400. Target harga tersebut juga memperkirakan berlanjutnya kenaikan laba bersih menjadi Rp 25,23 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 24,56 triliun.
Grafik Saham TLKM

