Analis Sebut Banyaknya Papan Perdagangan BEI Dapat Timbulkan Risiko
JAKARTA, investortrust.id - Perdagangan saham dengan banyaknya jenis papan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kerap dianggap membuat kerumitan hingga menimbulkan risiko bagi para pelaku pasar.
Head Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, terlalu banyaknya jenis papan perdagangan juga dapat memberikan kompleksitas.
“Kami juga melihat terlalu banyaknya jenis papan perdagangan juga dapat memberikan kompleksitas, khususnya kepada investor yang baru di pasar saham,” kata Audi kepada investortrust.id Jumat, (5/7/2024).
Baca Juga
Lebih lanjut, Audi bilang, banyaknya jenis papan dan aturan yang berbeda-beda di setiap papan perdagangan, berpotensi membuat kesulitan investor untuk memahami perbedaan, kriteria dan implikasi dari tiap transaksi di masing-masing papan perdagangan.
Di juga menambahkan, regulasi yang dibuat berbeda-beda pada setiap papan perdagangan, bisa saja menimbulkan risiko. “Risikonya seperti regulasi atau aturan papan akselarasi yang lebih longgar, sehingga tidak sekomprehensif informasi tentang emiten di papan pengembangan atau utama,” terang dia.
Audi menyebut, seperti pada regulasi atau aturan di papan akselerasi, laba usaha (boleh rugi) dengan proyeksi 6 tahun membukukan laba, dan tidak adanya ukuran keuangan (mengikuti POJK nomor 53/POJK.04/2017).
Baca Juga
“Di samping itu, kami berpandangan klasifikasi dari emiten dalam beberapa jenis papan perdagangan memang diperlukan, karena dapat membantu investor mengenali profil resiko dan karakteristik emiten,” ujar dia.
Selain itu, klasifikasi menurutnya dapat membantu menciptakan ekosistem pasar saham yang lebih efisien dan inklusif. (CR-5)

