Perbankan Tetap Menarik di 2024, Saham Empat Bank Besar Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Tingkat pertumbuhan laba bersih emiten perbankan diperkirakan melambat pada 2024 dipicu sejumlah faktor, seperti tahun pemilu. Meski demikian, saham empat bank besar BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI tetap direkomendasikan beli.
Pertumbuhan perbankan diperkirakan mulai membara memasuki tahun 2025 atau setidaknya mulai semester II tahun 2024. Sedangkan saham bank pilihan teratas adalah BBCA dan BMRI untuk tahun depan.
Baca Juga
Analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano mengatakan, pertumbuhan kredit perbankan, khususnya empat bank besar di Indonesia, diperkirakan turun menjadi 8,8%, dibandingkan perkiraan tahun ini mencapai 10,7%.
Proyeksi penurunan tersebut didasarkan pengetatan likuiditas perbankan nasional, LDR perbankan yang telah relative tinggi dan bersamaan dengan rasio secondary reserves rendah, serta sentiment pemilu.
“Pengetatan likuiditas mengasumsikan pertumbuhan M2 lebih rendah, kesenjangan tingkat JIBOR dan 7DRR, dan persyaratan pencadangan yang ketat. Kondisi ini membuat pertumbuhan kredit melambat dan diperkirakan kembali melesat setelah pemilu,” terangnya.
Terkait NIM empat bank besar, Danareksa Sekuritas menyebutkan, diperkirakan tetap tinggi didukung kemampuan dalam menentukan bunga kredit. Sedangkan peluang penurunan tingkat suku bunga pada semester II tahun ini akan berimbas positif terhadap BBRI.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas juga menyebutkan bahwa kualitas aset empat bank papan atas tergolong baik, sehingga tingkat pencadangan bisa ditekan. Laba bersih juga bisa dipertahankan tetap tumbuh yang juga didukung atas perbaikan cost to income ratio (CIR) dengan target mencapai 31,8-43% pada 2024.
Berbagai factor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi overweight saham sektor perbankan. Sedangkan pilihan teratas BBCA dan BBRI.
Target Saham Empat Bank Papan Atas

