RKAB Tuntas, Begini Prospek dan Target Saham Antam (ANTM)
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) optimistis tingkat keuntungan yang lebih baik mulai kuartal II tahun ini hingga ke depan. Hal ini didukung ekspektasi pengakuan penjualan FeNi yang lebih tinggi, produksi bijih nikel yang naik, dan peningkatan produksi bautsit.
Hal ini mendorong RHB Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham ANTM dengan target harga Rp 1.800. Dengan harga penutupan saham ANTM kemarin Rp 1.515 masih terbuka penguatan sebanyak 18,8%.
Baca Juga
Antam (ANTM) Ungkap Penurunan Pendapatan dan Laba 2023, Berikut Faktor Pemicunya
“Perseroan sebelumnya telah mendapatkan persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB), sehingga perseroan bisa mulai menggenjot produksi sesuai target yang telah ditetapkan dan diharapkan berimbas positif terhadak kinerja keuangan ke depan,” tulis riset RHB Sekurtias yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Kinerja Saham ANTM Ytd
Prospek saham ANTM yang kuat tersebut, terang RHB Sekuritas, juga didukung berlanjutnya kenaikan harga jual emas. Hal ini akan menguntungkan bisnis penambangan emas dan penjualan emas perseroan tahun ini.
RKAB perseroan sebelumnya menargetkan produksi bijih nikel sebanyak 20 juta ton atau bertumbuh 48% dari tahun lalu. Sedangkan produksi FeNi perseroan sudah berjalan sesuai target, sehingga peluang peningkatan produksi terbuka setelah mendapatkan persetujuan RKAB yang diajukan perseroan.
Baca Juga
Antam (ANTM) Bidik Lompatan Penjualan Emas dan Nikel, Bagaimana Sahamnya?
Sedangkan segmen penjualan emas, RHB Sekuritas menyebutkan, ditargetkan meningkat menjadi 1,2 juta oz. Margin keuntungan segmen ini diharapkan mulai meningkat.
Sejumlah rencana tersebut diharapkan membuat laba bersih Antam (ANTM) meningkat menjadi Rp 2,8 triliun tahun ini atau hampir sama dengan raihan tahun lalu. Sedangkan pendapatan diprediksi melesat dari Rp 41,04 triliuj menjadi Rp 57,04 triliun.
Prospek Keuangan ANTM

