Pengendali Ini Borong 6,95% Saham Esta Multi (ESTA), Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Esta Utama Corpora selaku pengendali memborong sebanyak 6,95% saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dari pasar. Aksi tersebut membuat total kepemilikannnya bertambah menjadi 72,25%.
Direktur Esta Multi (ESTA) Andaru Surya Gautama mengatakan, penambahan tersebut dilakukan dengan pembelian sebanyak 111,03 juta saham ESTA pada harga Rp 78 per saham pada 11 Januari.
Baca Juga
Divestasi Dua Anak Usaha Tuntas, Begini Dampak bagi Saham Antam (ANTM)
Esta Utama Corpora kemudian melanjutkan pembelain sebanyak 57,41 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 76 per saham pada 12 Januari 2024. “Total persentase saham yang dibeli mencapai 6,95%. Pembelian tersebut bertujuan untuk investasi,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin.
Pengendali menggelontorkan dana senilai Rp 13,02 miliar untuk menambahn sebanyak 6,95% menjadi 72,25% saham ESTA.
Baca Juga
Transaksi Kripto Capai Rp 122 Triliun per Januari-November 2023
Berdasarkan data keuangan hingga September 2023, perseroan membukukan peningkatan pendapatan dari Rp 29,02 miliar menjadi Rp 33,93 miliar. Kenaikan tersebut berimbas terhadap raihan laba usaha Rp 3,50 miliar, dibandingkan rugi usaha Rp 239,57 juta pada periode sama tahun lalu.
Perbaikan tersebut menjadikan rugi tahun berjalan perseroan turun menjadi Rp 1,91 miliar, dibandingkan September 2022 senilai Rp 2,99 miliar. Rugi per saham juga turun dari Rp 1,80 per saham menjadi Rp 1,05 per saham.
Esta Multi (ESTA) awalnya didirikan dengan nama PT Esta Asri Propertindo dengan fokus usaha bidang properti, seiring dengan perkembangannya hingga saat ini telah memiliki aset properti hotel dan ruko komersial yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti Tangerang, Bogor, Bekasi, Kawarang, Gorontalo, Makassar, dan daerah-daerah lainnya.

