BCA (BBCA) Bagikan Dividen Interim Rp 5,23 Triliun, Perhatikan Jadwal Berikut
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 5,23 triliun. Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 20 Desember 2023.
Kepala Sub Divisi BBCA Linda Chandrawati mengatakan, nilai dividen interim itu setara dengan Rp 42,5 per saham. “Sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 15 November 2023, perseroan menetapkan dividen interim senilai Rp 5,23 triliun,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga
Saham Pilihan, Mandiri Sekuritas Jagokan Saham BBRI, BBCA, BRMS, dan MTEL
Perseroan menyebutkan bahwa pembagian dividen tersebut didasarkan raihan laba bersih yang dapat diatribusikan BBCA hingga September 2023 senilai Rp 36,42 triliun. Saldo laba ditahan mencapai Rp 213,18 triliun dan total ekuitas mencapai Rp 235,93 triliun.
Terkait prospek saham BBCA, Panin Sekuritas dalam riset terakhirnya menyebutkan bahwa realisasi laba bersih BBCA September 2023 sudah berada di atas estimasi atau merefleksikan 76,2%dari target Panin Sekuritas dan 74,9% dari perkiraan consensus analis.
Sekuritas ini menyebutkan lompatan laba bersih tersebut ditopang pertumbuhan kredit yang terus menguat dan tetap berada diatas pertumbuhan industri. Kenaikan juga cost of credit yang masih relatif rendah sebesar 40bps hingga kuartal III-2023.
Baca Juga
Saham Barito Renewable (BREN) Rebound, Market Cap Kembali ke Posisi Dua
“Patut juga dicermati bahwa CIR perseroan meningkat ke 36,1% di kuartal III-2023, dibandingkan dengan kuartal II-2023 sekitar 31,2%didorong oleh ekspansi di IT,” tulis riset tersebut.
Perbaikan kualitas aset ini mendorong perseroan untuk menurunkan guidance credit cost ke 40bps (sebelumnya: 50-60bps). Hal ini mendorong Panin Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan targtet harga Rp 10.000.

