Makan Siang Gratis, Cek Rekomendasi Saham MYOR hingga MDKA, INCO, dan SMGR
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan berpotensi menguat, dengan indeks kemungkinan bergerak di level 7.396-7.295. Pada perdagangan hari ini, Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, antara lain Mayora Indah (MYOR), Merdeka Copper Gold (MDKA), Vale Indonesia (INCO), dan Semen Indonesia (SMRA).
“Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Drajad Wibowo, menyampaikan program makan siang gratis akan menjadi prioritas yang akan dijalankan usai prosesi pelantikan presiden baru pada Oktober 2024. Kami nilai dengan program ini maka akan berdampak kepada kinerja emiten consumer, seperti sektor dairy dan poultry, mengingat potensi menu yang akan diaplikasikan pada program tersebut,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Jumat (22/3/2024).
Baca Juga
Euforia di Wall Street: Tiga Indeks Utama Cetak Rekor Baru, Dow Jones Terus Mendekati 40.000
Ia menjelaskan lebih lanjut, di bursa domestik, IHSG pada perdagangan Kamis 21 Maret 2024 bergerak volatile dan diakhiri dengan penguatan yang tersisa 0,1% saja. Penguatan IHSG tidak luput dari sentimen dari keputusan The Fed, selain di dalam negeri pelaku pasar menantikan pengumuman daftar nama menteri untuk kabinet pemerintahan baru, khususnya menteri keuangan dalam kaitannya target ekonomi dan alokasi anggaran serta kebijakan baru.
Asing Kembali Catatkan Beli Bersih
Analis Mega Capital Sekuritas ini menjelaskan lebih lanjut, kemarin, investor asing kembali mencatatkan beli bersih sebesar Rp 556 miliar, dengan 5 saham yang paling banyak dikoleksi yaitu BBRI, ASII, TLKM, PGAS, dan BBTN. Adapun secara sektoral, penguatan dipimpin oleh sektor bahan baku sebesar 1,14%, yang didukung oleh kenaikan saham-saham berbasis komoditas logam seiring harga komoditas menguat signifikan.
Selain itu, sektor properti menguat 1,11%, ditopang komentar dovish dari The Fed dan Bank Indonesia yang menilai sektor properti semakin berkembang, berkat dukungan insentif PPN. Sebaliknya, sektor yang melemah paling signifikan yaitu sektor kesehatan 1,22% akibat aksi profit taking setelah menguat dalam sepekan terakhir.
Tabel Perkembangan transaksi neto saham oleh asing di BEI hingga 21 Maret 2024. Sumber: BEI.
Baca Juga

