Pengendali Mendadak Borong Saham Perdana Karya (PKPK) dari Pasar, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Deli Pratama Batubara selaku pengendali menambah sebanyak 9,94 juta saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Aksi tersebut bertujuan sebagai investasi.
Aksi pembelian tersebut menjadikan total saham PKPK yang dikuasai Deli Pratama bertambah dari semula 890,05 juta saham atau 74,17% menjadi 900 juta saham atau setara dengan 75%.
“Deli Pratama Batubara membeli sebanyak 9,94 juta saham PKPK dengan harga pelaksanaan Rp 360 per saham pada 7 Februari 2024,” ungkap Sekretaris Perusahaan PKPK Irma Euginia dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Baca Juga
Emiten Mantan Wakapolri Ini (PKPK) Caplok Tambang Batu Bara Rp 165 Miliar
Dengan harga pembelian tersebut, pengendali ini menggelontorkan dana Rp 3,58 miliar.
Perseroan sebelumnya menyebutkan berencana menggunakan sisa dana hasil right issue untuk mengakuisisi saham perusahaan tambang batu bara, PT Bhakti Harapan Sejahtera (BHS).Saham yang diakuisisi merupakan milik PT Deli Pratama Batubara (DPB) yang juga pengendali PKPK. Dengan begitu transaksi ini dikategorikan sebagai tarnsaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020.
Baca Juga
Cek Rekomendasikan Saham Hari Ini, AGII, ARTO, BREN, dan UNTR
Irma Euginia mengatakan, saat ini pihaknya memiliki dana tunai sisa Penambahan Modal Dengan Memberikan HMETD I atau right issue sebesar Rp 204,51 miliar dari total emisi sebesar Rp 238 miliar.‘’Dari sisa dana tersebut kami berencana mengalokasikan Rp 165 miliar atau sekitar 80,68% dari dana right issue untuk untuk pembelian saham dari pihak terafiliasi,’’ urainya dikutip dari keterbukaan informasi yang dilansir, Kamis (4/1/2024).
Adapun jumlah saham yang BHS yang akan diakuisisi dari DPB sebanyak 14,99 juta lembar saham atau sebesar 99,94% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam saham BHS.Diketahui, BHS memiliki entitas anak yaitu PT Tri Oetama Persada (TOP). Kepemilikan BHS pada TOP sebesar 70% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam TOP.

