Tumbuh 178%, Bank Capital (BACA) Raup Laba Bersih Rp 50,27 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Capital Indonesia (BACA) berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 178,04% secara year on year menjadi Rp 50,27 miliar pada kuartal III-2023. Pada periode kuartal III-2022 laba bank ini tercatat hanya Rp 18,08 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2023 yang dipublikasikan Perseroan terlihat, kenaikan laba ditopang oleh pos pendapatan operasional non bunga sebesar Rp 702,15 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 703,97 miliar.
Pendapatan non bunga tersebut terutama dikontribusi oleh provisi dan komisi atau fee based income yang melonjak menjadi Rp 241,39 miliar dibanding Rp 16,12 miliar di kuartal III-2022.
Baca Juga
Wilmar Cahaya (CEKA) Cetak Laba Bersih Rp 122 Miliar Kuartal III-2023
Selain itu, terdapat kontribusi dari keuntungan selisih transaksi efek sebesar Rp 2,94 miliar serta pendapatan lainnya Rp 464,59 miliar. Kendati begitu Perseroan tertekan oleh kerugian selirih kurs sebesar Rp 6,78 miliar.
Adapun terkait pendapatan bunga yang menjadi mesin kinerja perbankan, BACA mencatat performa kurang baik, karena menderita beban bunga sebesar Rp 320,74 miliar. Kendati begitu posisi ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang menderita beban bunga Rp 322,25 miliar.
Total pendapatan bunga yang dirangkum tercatat Rp 610,82 miliar per September 2023, sedangkan beban bunga sebesar Rp 931,56 miliar. Pendapatan bunga tersebut naik dibanding tahun 2022 sebesar Rp 440,48 miliar, namun beban bunga kenaikannya juga tinggi dari Rp 762,98 miliar di kuartal III-2023.
Baca Juga
Emas Antam Naik Lagi Rp 4 Ribu per Gram, Ini Rincian Harganya
Terkait penyaluran kredit, BACA tercatat merangkum kredit Rp 6,49 triliun, naik signifikan dari posisi 31 Desember 2022 sebesar Rp 2,87 trilliun. Kendati begitu total aset menurun menjadi Rp 20,20 triliun dibanding tahun 2022 sebesar Rp 20,62 triliun.
Dari sisi kualitas kredit, Perseroan berhasil menjaga posisi non performing loan sebesar 0,08%, sedangkan rasio NPL secara neto masing-masing sebesar nihil.
Adapun kinerja dana pihak ketiga, BACA tercatat berhasil menghimpun Rp 15,46 triliun per kuartal III-2023. Sedangkan posisi dana murah atau current account saving account atau CASA tercatat sebesar Rp 8,54 triliun.

