Capital Inflow Mulai Deras, IHSG Berpotensi Lanjut Menguat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis, (16/11/2023).
Potensi penguatan IHSG terutama didorong oleh sentimen positif bursa-bursa Wall Street pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, (16/11/2023).
S&P 500 tercatat naik 0,16%, dan ditutup pada 4,502.88, sedangkan Nasdaq Composite naik tipis 0,07% dan berakhir pada 14,103.84. Dow Jones Industrial Average bertambah 163,51 poin, atau 0,47%, ditutup pada 34.991,21.
Baca Juga
Emiten Nikel Boy Thohir (MBMA) Kucurkan Pinjaman Anak Usaha Rp 434 Miliar
Sementara IHSG pada perdagangan kemarin, Rabu (15/11/2023) ditutup melesat 1,40% di level 6.958,20. Investor asing mencatat net buy sebesar Rp 681,19 miliar, berbanding terbalik dengan Senin dan Selasa yang mencatatkan net sell.
Tim Riset PT Lotus Andalan Sekuritas memperkirakan, IHSG akan melanjutkan penguatan hari ini seiring munculnya optimisme pelaku pasar global.
“Bagi emerging markets seperti Indonesia, melandainya inflasi AS dan optimisme The Fed akan melunak akan membawa angin segar karena hal itu bisa mendatangkan inflow. IHSG pada Kamis berpeluang bergerak menguat terbatas,” tulis Tim Riset Lotus Sekuritas, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga
Sementara itu CGS-CIMB Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham yang bisa menjadi pilihan trading hari ini yaitu:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Spec Buy dengan support 8950, cut loss jika break di bawah 8850, jika tidak break di bawah 8950, potensi naik 9150-9250 short term.
PT Telkom Indonesia (TLKM)
Spec Buy dengan support 3500, cut loss jika break di bawah 3450 jika tidak break di bawah 3500, potensi naik 3600-3650 short term.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
Spec Buy dengan support 595, cut loss jika break di bawah 580, jika tidak break di bawah 595, potensi naik 625-640 term.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
MTEL Spec Buy dengan support 675 cut loss jika break di bawah 660, jika tidak break di bawah 675, potensi naik 705-720 short term.
PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
Spec Buy dengan support 4600, cut loss jika break di bawah 4480, jika tidak break di bawah 4600, potensi naik 4840-4960 short term.
PT Sarana Menara Tbk (TOWR)
Spec Buy dengan support 950, cut loss jika break di bawah 940, jika tidak break di bawah 950, potensi naik 970-980 short term.

