Realisasikan Investasi, Pengendali Kembali Jual Saham di SSPACE (DOOH)
JAKARTA, investortrust.id – PT Prambanan Investasi Sukses selaku pengendali PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE kembali mendivestasi saham miliknya sebanyak 128,02 juta saham. Aksi tersebut menjadikan total saham yang dikempitnya berkurang dari 79,37% menjadi 77,71%.
Dirut DOOH Victor Aritonang mengatakan, Prambanan Investasi menjual sebanyak 1,52% atau setara dengan 118,02 juta unit dengan harga pelaksanaan Rp 75 per saham pada 22 Januari 2024. Total dana yang diraup dari divestasi tersebut mencapai Rp 8,85 miliar. Pada hari yang sama, pengendali kembali melanjutkan penjualan sebanyak 10 juta saham atau 0,13%.
Baca Juga
Era Media (DOOH) Pamer Klien Kakap, Optimistis Capai Omzet Rp 150 Miliar
“Tujuan penjualan tersebut sebagai realisasi investasi dengan melepas sebanyak 1,52% dan 0,13% saham DOOH, sehingga total sahamnya berkurang menjadi 77,71% saham,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/1/2024).
Sebelumnya, Prambanan Investasi telah mengurangi sebanyak 25 juta saham DOOH. Aksi ini disebut bagian dari realisasi investasi. Saham tersebut dilepas dengan harga pelaksanaan Rp 78 per saham pada 15 Januari. Dengan demikian nilai penjualannya mencapai Rp 1,95 miliar.
Saham DOOH beberapa waktu lalu sempat melesat hingga ke level tertinggi Rp 238 pada 25 Oktober 2023. Bahkan, BEI sempat menghentikan sementara transaksi saham DOOH hingga dua kali akibat lonjakan harga tersebut dan memasukkan dalam pemantauan khusus.
Baca Juga
Sempat Melesat Tinggi di 2023, Pengendali Ini Kini Kurangi Porsi Saham di Era Media (DOOH)
Berdasarkan data, saham DOOH melesat dari level Rp 50 pada 5 September 2023 menjadi Rp 238 pada penutupan perdagangan saham 25 Oktober 2023 atau terjadi lonjakan 376% hanya dalam dua bulan.
Emiten periklanan, SSPACE (DOOH) membidik pendapatan Rp 150 miliar pada penghujung tahun 2023. Target ini seiring dengan langkah perseoan yang terus memacu pangsa pasarnya.
Hingga kuartal III-2023, pendapatan DOOH tercatat sebesar Rp 136,91 meningkat melonjak 403,4% year on year dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 25,81 miliar.

