Investor Asing Lanjut Net Buy Rp 382 Miliar, Saham BBCA, BMRI, dan TLKM
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 382,60 miliar di seluruh pasar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/12/2023), ditutup terkoreksi sebanyak 10,05 poin (0,14%) menjadi 7.209,62.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 381,09 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 116,95 miliar, PT Tekom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 81,83 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 32,28 miliar, dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 30,72 miliar.
Baca Juga
Umumkan Rencana Korporasi Ini, Saham Tembaga Mulia (TBMS) ARA Dua Hari
Sedangkan penjualan bersih terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 61.18 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 60,49 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 46,46 miliar, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) Rp 37,02 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 33,09 miliar.
Penurunan tersebut sejalan dengan koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor kesehatan turun 1,27%, sektor energi terpangkas 0,45%, sektor material dasar 0,49%, sektor keuangan 0,42%, dan sektor teknologi 0,38%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 0,22%, sektor property 0,24%, dan sektor infrastruktur 0,10%.
Baca Juga
TPIA Lagi-lagi Cetak Rekor, Market Cap BREN Kembali Tembus Rp 1.003 Triliun
Meski IHSG melemah, tiga saham berikut berhasil cetak lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp 610 (24,90%) menjadi Rp 3.060, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik Rp 300 (24,69%) menjadi Tp 1.515, dan PT Indomobil Multi Jasa tbk (IMJAS) menguat Rp 66 (25%) menjadi Rp 330.
Penguatan juga melanda saham PT Humpuss Maritim Internasional tbk (HUMI) naik Rp 25 (17,12%) menjadi Rp 171 dan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) naik Rp 155 (15,66%) menjadi Rp 1.145.
Sebaliknya penurunan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Phapros Tbk (PEHA), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO), dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA).

