Jaga Psikologi, Rudiyanto Sebut Investor Harus Merasa Untung
JAKARTA, investortrust.id – Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan pengelolaan psikologis investor reksa dana sangatlah penting. Salah satunya bagaimana menjaga psikologis investor tetap merasa untung saat brinvestasi.
“Reksa dana sekarang banyak fitur, salah satu yang paling canggih bagi hasil. Deposito menghasilkan bunga, obligasi memberikan kupon, saham memberikan dividen, kalau reksadana namanya bagi hasil investasi (PHI),” ujarnya di kantor Investortrust, The Convergence Indonesia, belum lama ini.
Baca Juga
Awal Berinvestasi, Mulai di Reksa Dana Fixed Income dan Money Market
Lebih lanjut, Rudiyanto menyebutkan, saat ini banyak manajer investasi, seperti Panin Asset Management, menerbitkan reksa dana yang bisa bagi hasil. Hal ini bagian dari bagaimana mengelola psikologis investor agar tetap merasa untung.
Lebih lanjut, Rudiyanto mengatakan, sistem bagi hasil tersebut terdapat di reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana saham. “Jadi, reksa dana tersebut dalam setahun sekali atau dua tahun sekali memberikan bagi hasil. Karena pentingnya bagi nasabah secara psikologis pernah merasa untung,” tambahnya.
Baca Juga
AUM Reksa Dana Terus Berkembang, Tapi Masih Tertinggal dari Negara Lain
Dengan mengendalikan psikologis investor, menurut dia, durasi berinvestasi diharapkan lebih lama, bahkan mereka bersedia menempatkan dana lebih dari satu jenis reksa dana saja.
“Psikologis investor pernah merasa untung di reksa dana. Jadi, yang kami kendalikan adalah psikologis investor, bagaimana caranya supaya bisa stay lebih lama dengan menawarkan fitur bagi hasil dari diversifikasi,” terang dia. (CR-5)

