RMK Energy (RMKE) Teken Pembelian 600 Ribu Ton Batubara Atlas Resources (ARII)
JAKARTA, investortrust.id – Anak usaha PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara (RMKN), resmi menjalin kerja sama dengan anak usaha PT Atlas Resources Tbk (ARII), PT Gorby Putra Utama (GPU).
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan serta transaksi jual beli batu bara dengan mekanisme kerja sama operasional (KSO) dan offtake.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Optimistis Penjualan Batu Bara Akan Terus Naik, Ini Alasannya
“Kolaborasi perseroan dengan ARII bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan batu bara, selain mengoptimalkan produksi batu bara inhouse dan manajemen cost control yang baik,” ujar Direktur Utama RMKE Vincent Saputra melalui keterangan resmi yang diterima investortrust.id Senin (25/3/2024).
Kerja sama tersebut, terang Vincent, diharapkan berdampak terhadap peningkatan volume penjualan batu bara perseroan. Dalam perjanjian kerja sama ini, RMKE akan transaksi jual beli secara Free On Board (FOB) barge batu bara yang dihasilkan dari area konsesi pertambangan batubara milik GPU di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Siapkan Sejumlah Strategi Khusus Kejar Performa Keuangan
Selain itu, batubara yang diperjualbelikan sebesar berkisar 600 ribu ton atau sebesar 50 ribu ton batu bara per bulan yang dikirim melalui Jetty Sriwijaya Bara Logistic, Desa Pulai Gading, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Dengan kolaborasi ini, RMKE dan ARII dapat meningkatkan kinerja operasionalnya dengan fasilitas yang dibangun oleh RMKO melalui investasi dari Rantai Mulia Kencana. Melalui kerja sama ini, RMKE dapat meningkatkan pendapatannya dari segmen penjualan batubara.
Vincent juga menambahkan kerja sama ini juga akan meningkatkan kinerja keuangan grup dengan kolaborasi bersama Rantai Mulia Kencana dan RMKO. “Kami akan melanjutkan kolaborasi seperti ini ke depannya dengan memberikan solusi logistik yang terintegrasi kepada produsen tambang di Sumatera Selatan,” tutup Vincent.
Sebagai informasi, ARII merupakan salah satu produsen batubara di Indonesia yang memiliki lahan konsesi yang secara keseluruhan mencapai luas lebih dari 200.000 Ha. (CR-5)

