Saham Emiten Prajogo Pangestu Bangkit, TPIA dan CUAN Memimpin
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh saham emiten Prajogo Pangestu berhasil melesat pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (23/1/2024). Penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
Berdasarkan data BEI, saham TPIA melesat Rp 735 (15,34%) menjadi Rp 5.525. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 4.830-5.650. Saham TPIA telah melesat dari level terendahnya tahun ini Rp 3.230 menjadi Rp 5.650 dalam enam hari transaksi.
Baca Juga
Boy Thohir: Grup Djarum, Sampoerna, Adaro, hingga Wanita Terkaya Dukung Prabowo-Gibran Satu Putaran
Penguatan serupa dicatatkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan kenaikan Rp 600 (7,32%) menjadi Rp 8.800. Penguatan ini merupakan yang pertama setelah suspensi saham ini dicabut BEI sejak 16 Juni 2024.
Kenaikan serupa dicatatkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencapai Rp 150 (2,80%) menjadi Rp 5.500. Saham yang listing sejak 9 Oktober 2023 ini beregerak dalam rentang Rp 5.350-5.625.
Begitu juga dengan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat tipis Rp 15 (1,38%) menjadi Rp 1.105. Penguatan saham BRPT tercatat yang paling rendah, dibandingkan tiga saham emiten Prajogo Pangestu lainnya.
Saham PTRO
Didukung penguatan empat saham emiten Prajogo Pangestu, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) ikut terkerek dengan kenaikan Rp 250 (4,88%) menjadi Rp 5.375, bahkan saham ini sempat menyentuh level Rp 5.450.
Baca Juga
Demi Penyelesaian Akuisisi 34% Saham PTRO, Petrindo (CUAN) Umumkan Ini
Penguatan harga saham PTRO sejalan dengan rencana CUAN untuk mengakuisisi 34% saham PTRO. Aksi tersebut akan dirampungkan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 12 Februari 2024.
Petrindon (CUAN) melalui PT Kreasi Jasa Persada akan membeli 34% saham PTRO yang dimiliki PT Caraka Reksa Optima. Sedangkan nilai transaksinya mencapai Rp 940 miliar. Sebagaiman diketahui perseroan sebelumnya telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat (PSSB) terkait akuisisi 34% saham PTRO pada 7 November 2023.

