Sritex (SRIL) Terancam Delisting Setelah 30 Bulan Saham Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id – Emiten tekstil dan garmen, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL) terancam didepak atau delisting dari lantai bursa saham, seiring panjangnya masa suspensi atau penghentian perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan Pengumuman BEI yang ditandatangani P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Natal Naibaho dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari, terungkap, saham SRIL telah disuspensi selama lebih dari 30 bulan hingga 18 November 2023.
Disampaikan, BEI bisa melakukan penghapusan pencatatan Perusahaan Tercatat dari lantai bursa, apabila:
Baca Juga
1. Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka, dan Perusahaan Tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
2. Ketentuan III.3.1.2, Saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 (dua puluh empat) bulan terakhir.
‘’Untuk itu kami mengimbau publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan,’’ tulis BEI dalam pengumuman yang dilansir, Senin malam (20/11/2023).
Berikut susunan pemegang saham SRIL berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Oktober 2023:
Baca Juga
PDPP Bagikan Saham Bonus Rp 46,87 Miliar, Cek Jadwal Penting Ini
PT Huddleston Indonesia sebesar 12.072.841.076 atau 59,03%
Iwan Kurniawan sebesar 107.636.884 atau 0,53%
Vonny Imelda Lukminto sebesar 1.776.000 atau 0,01%
Iwan Setiawan sebesar 109.116.884 atau 0,53%
Margaret Imelda sebesar 1.036.000 atau 0,01%
Lenny Imelda Lukminto sebesar 1.036.000 atau 0,01%
Masyarakat sebesar 8.158.734.000 atau 39,89%
Total Jumlah Saham sebesar 20.452.176.844 (100%)

