Prospek dan Target Saham Gudang Garam (GGRM) Direvisi Turun, Berikut Hitung-hitungannya
JAKARTA, investortrust.id – Prospek dan target harga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) direvisi turun, meskipun laba bersih melesat sebanyak 198% menjadi Rp 4,5 triliun hingga kuartal III-2023.
Analis Trimegah Sekuritas Ignatius Samon mengungkapkan, revisi turun target kinerja keuangan dan laba bersih didukung kegagalan perseroan mencetak pertumbuhan pada kuartal III-2024, dibandingkan sektor industrinya yang sedang bertumbuh.
Baca Juga
Saat Harga Naik, Asia Agri Divestasi 11% Saham Estika (BEEF)
Berdasarkan data industry rokok berhasil mencatakan kenaikan peningkatan penjualan sebanyak 8% pada kuartal III-2023, dibandingkan dengan Gudang Garam dengan penurunan 1%.
“Penurunan ini mengindikasikan penurunan volume penjualan yang menggambarkan bahwa perseroan kehilangan pangsa pasar,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Kondisi tersebut mendorong Trimegah Sekuritas memangkas turun target target volume penjualan dari semula turun 9% menjadi turun 23,8% tahun ini. Sedangkan pertumbuhan rata-rata harga jual diperkirakan lebih rendah menjadi 12,6%, dibandingkan perkiraan semula 13,6%.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Kembali Melesat, BRPT Masuk Jajaran Top 10 Market Cap BEI
Trimegah Sekuritas juga memangkas turun target laba bersih dari semula Rp 6,3 triliun menjadi Rp 5,9 triliun tahun ini. Sedangkan perkiraan pendapatan direvisi turun dari Rp 128,8 triliun menjadi Rp 107,2 triliun.
Pemangkasan target pertumbuhan tersebut mendorong Trimegah Sekuritas merevisi turun target harga saham GGRM dari Rp 28.000 menjadi Rp 26.000 dengan rekomendasi dipertahankan beli.

