Road to Pekan Reksa Dana 2026 Jangkau Kawasan Timur Indonesia
MAKASSAR, investortrust.id - PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) terus mendukung penguatan literasi dan inklusi investasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana & Investasi Indonesia (APRDI) di luar Pulau Jawa. Kali ini, program tersebut dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan (16–17 April 2026) sebagai bagian dari rangkaian Road to Pekan Reksa Dana 2026, pre event menuju puncak acara pada 27 April2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan investor yang signifikan, namun tingkat inklusi investasinya masih perlu ditingkatkan. Program ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui edukasi reksa dana secara langsung kepada mahasiswa dan media.
Rangkaian sosialisasi di Makassar menjangkau tiga lokasi selama dua hari pelaksanaan. Pada 16 April 2026, kegiatan diawali dengan sesi penguatan pemahaman reksa dana bagi 45 perwakilan media di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dilanjutkan dengan sosialisasi kepada mahasiswa di Universitas Nasional Makassar. Pada 17 April 2026, kegiatan berlanjut ke Universitas NITRO. Secara keseluruhan, program ini dihadiri lebih dari 400 mahasiswa.
Baca Juga
Kegiatan dihadiri oleh Moch Muchlasin selaku Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta Arif Machfoed selaku Kepala Direktorat Perwakilan Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mencerminkan dukungan penuh regulator dalam mendorong inklusi pasar modal di kawasan timur Indonesia.
Makmur diwakili oleh Merry Putri Sirait selaku Business Development & Partnership, yang memberikan edukasi kepada mahasiswa di Universitas Nasional Makassar dan Universitas NITRO mengenai investasi reksa dana. Merry menyoroti bahwa hambatan terbesar mahasiswa untuk mulai berinvestasi sering kali bukan soal kemampuan finansial, melainkan ketidaktahuan tentang cara memulai.
"Salah satu alasan mahasiswa belum berinvestasi adalah karena belum mengetahui harus memulai dari mana. Saat ini, investasi dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui aplikasi seperti Makmur, disertai pemahaman terhadap produk-produk yang tersedia," ujarnya.'
Turut hadir Bunga Wahyuni selaku Manajer Senior Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK, yang memperkenalkan Program PINTAR, sebuah inisiatif nasional OJK untuk mendorong kebiasaan investasi yang disiplin dan konsisten melalui penyetoran dana secara berkala dengan menggabungkan prinsip power of compounding dan dollar cost averaging.
Program ini tersedia dalam dua kategori PINTAR Reksa Dana Umum untuk seluruh lapisan masyarakat, serta PINTAR Reksa Dana SiMUDA Investasiku khusus untuk pemuda usia 18–30 tahun.
"Sekarang melakukaninvestasi sangatlah mudah. Yang terpenting, investor memahami profil risiko beserta tujuan keuangannya," tambah Bunga.
Baca Juga
Reksa Dana Cipta Saham Unggulan Cetak ‘Return’ Positif di Tengah Pelemahan IHSG, Ini Kuncinya
Penguatan Literasi Reksa Dana di Luar Jawa
Program sosialisasi di Makassar berhasil menjangkau lebih dari 400 mahasiswa dan 45 perwakilan media, mencerminkan kolaborasi yang solid antara OJK, APRDI, dan Makmur dalam mendorong literasi dan inklusi investasi hingga ke kawasan timur Indonesia.
Hingga saat ini, Makmur telah menjalankan program literasi dan inklusi investasi di 5 kota besar Indonesia dengan lebih dari 1.000 peserta.
Keikutsertaan Makmur dalam program ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk tidak hanya menyediakan platform investasi yang mudah diakses, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar namun tingkat inklusi investasi yang masih perlu terus ditingkatkan.

