Indointernet (EDGE) Kantongi Restu ‘Delisting’, Penawaran Tender Rampung Juni?
JAKARTA, investortrust.id – PT Indointernet Tbk (EDGE) telah mengantongi restu delisting, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini. Manajemen pun memberi proyeksi jadwal penawaran tender (tender offer) sukarela, yang bergantung pada izin OJK.
Sesuai regulasi yang berlaku, proses delisting EDGE akan disertai tender offer, usai mengantongi persetujuan dari pemegang saham independen, sebelum berubah status menjadi perusahaan tertutup.
Direktur Indointernet Donauly Elena Situmorang menjelaskan, penawaran tender sukarela akan dilakukan oleh pemegang saham mayoritas, yakni Digital Edge Ltd, perusahaan yang berkedudukan di Hong Kong.
Baca Juga
Indointernet (EDGE) Ajukan Delisting Esok Hari, Harga Tender Rp 11.500 per Saham
“Sesuai regulasi timeline berikutnya, memang terdekatnya adalah di pekan depan akan ada pernyataan dari Digital Edge Hongkong terkait voluntary tender offer tersebut,” sebut Dona dalam paparan publik secara virtual, Rabu (22/4/2026).
Namun manajemen belum bisa merinci jadwal tender offer karena menunggu persetujuan atau clearance dari OJK. “Tanggal atau timeline masih sifatnya perkiraan. Diharapkan memang kami bisa mulai melakukan voluntary tender offer periode pertama pada pekan ketiga bulan Mei 2026, biasanya akan berlangsung selama satu bulan kemudian,” ungkap Dona.
Proyeksi itu menggambarkan kemungkinan selesainya penawaran tender sukarela EDGE pada sekira Juni 2026. Bila hasilnya belum sesuai dengan harapan, maka penawaran periode berikutnya akan dilakukan lagi. “Perkiraan timeline (tender offer) biasanya nanti akan secara detail diumumkan kembali pada akhir April atau awal Mei ini,” tandasnya.
Baca Juga
Manajemen telah mengumumkan harga penawaran tender sukarela sebesar Rp 11.500 per saham. Angka ini mencerminkan premi 141,2% dibandingkan rata-rata harga tertinggi harian dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPSLB, yakni Rp 4.768 per saham.
Penawaran tender itu akan dilaksanakan oleh Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DE) dengan jumlah maksimal 159,59 juta saham atau setara 7,9% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Manajemen menyebutkan bahwa dana untuk aksi korporasi ini bersumber dari kas internal dan/atau pendanaan lain yang sesuai ketentuan.
“Kami melihat, ini (tender offer) sebagai kesempatan baik dan adil bagi pemegang saham publik untuk memperhitungkannya sebagai exit inisiatif, dilihat dari pricing dan preminya yang cukup tinggi,” pungkas Dona.

