Bakrie Capital Kembali Tambah Saham Astrindo (BIPI), Kepemilikan Naik Jadi 6,73%
JAKARTA, investortrust.id –PT Bakrie Capital Indonesia kembali menambah saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dengan mengelotorkan dana senilai Rp 116,12 miliar. Aksi tersebut dilakukan dengan membeli sebanyak 464,51 juta saham BIPI dengan harga pelaksanaan Rp 250 dari pasar pada Rabu (15/4/2026).
Pembelian saham tersebut menjadikan total saham BIPI yang dikuasai Bakrie Capital bertambah dari semula 3,82 miliar atau 6% saham menjadi 4,28 miliar atau 6,73% saham. Pembelian saham bertujuan untuk investasi.
Baca Juga
Ekspansi Energi Hijau, Astrindo (BIPI) Akuisisi 20% Saham Anak Usaha Maharaksa Biru (OASA)
Sebelumnya, Bakrie Capital menggelontorkan dana senilai Rp 948 miliar untuk pembelian sebanyak 6% saham BIPI pada 24 Februari 2026. Saham tersebut dibeli dengan harga pelaksanaan Rp 248, sehingga total dana yang dikeluarkan mencapai Rp 948 miliar. Pembelian tersebut bertujuan sebagai investasi.
Hingga kini, PT Indotambang Perkasa masih bertindak sebagai pengendali dengan menguasai 19,39% saham BIPI. Sisanya dimiliki CGS CIMB Securities sebanyak 12,7% dan Masyarakat mencapai 67,91% saham.
Terkait kinerja keuangan, BIPI mencatatkan penurunan drastic pendapatan menjadi US$ 194,82 juta hingga September 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 418,06 juta. Laba usaha juga turun drastic dari US$ 58,66 juta menjadi US$ 18,91 juta.
Seiring dengan penurunan pendapatan dan laba usaha, BIPI berbalik rugi bersih US$ 4,20 juta hingga kuartal III2025, dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya US$ 3,82 juta.
Baca Juga
Bakrie Capital Serok 6% Saham Astrindo (BIPI), Langsung Kantongi Cuan Rp221,71 Miliar
Sebelumnya, Astrindo Nusantara (BIPI) mengakuisisi sebanyak 20% saham perusahaan anak usaha PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA). Aksi bagian dari strategi ekspansi energi hijau.
Manajemen BIPI dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/4/2026), menyebutkan bahwa BIPI telah menandatangani akta jual beli sebanyak 20% saham PT Maharaksa Energi Hijau (MEH), perusahaan energi hijau yang dikendalikan OASA melalui PT Maharaksa Kapital Indonesia (MKI), pada 6 April 2026.
Dalam transaksi tersebut, BIPI akan membeli sebanyak 1.000 lembar saham Maharaksa Energi Hijau (MEH) dengan nilai nominal Rp 500.000 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 20% dari total saham yang diterbitkan MEH.
Manajemen BIPI menambahkan bahwa transaksi ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat portofolio investasi di sektor energi hijau, sekaligus mendukung pengembangan bisnis energi berkelanjutan. “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah jangka panjang bagi perseroan,” tulisnya dalam keterangan resminya.

