JISDOR Catat Rupiah Menguat di Level Rp 16.585 per US$
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id- Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat posisi rupiah yang menguat pada perdagangan Senin (20/10/2025). Rupiah menguat 5 poin atau naik 0,03% di level Rp 16.585 per US$.
Rupiah melanjutkan tren penguatan sejak pembukaan perdagangan Senin (20/10/2025) pagi.
Menurut pengamat komoditas dan mata uang, Ibrahim Assuaibi penguatan rupiah didorong sentimen pasar terhadap perkembangan perekonomian di Amerika Serikat (AS). Pesan Presiden AS Donald Trump yang ingin menghentikan perang dagang dengan China akan ditandai dengan rencana pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan, dua pekan mendatang.
Sebelum pertemuan terjadi, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjanjikan perundingan dengan para pejabat China pada pekan ini. Perundingan dilakukan di tengah penutupan pemerintahan AS yang masih berlangsung.
Sementara itu, dari dalam negeri, Ibrahim menyoroti upaya pemerintah menjaga perekonomian dengan bantuan langsung tunai (BLT) untuk sekitar 35 juta penerima dengan anggaran Rp 30 triliun. BLT yang diberikan hingga akhir tahun ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan menstimulasi perekonomian.
“Selain itu, pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2025. Konsensus memperkirakan BI akan menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%” kata Ibrahim.
Melihat kondisi ini, Ibrahim memprediksi perdagangan rupiah esok hari masih fluktuatif. Rupiah diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran Rp 16.570 hingga Rp 16.600 per US$.

