Pemerintah Kembali Ngutang Rp 30 Triliun dari Lelang 8 Seri SUN
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah kembali memenangkan lelang untuk delapan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan jangka pendek hingga panjang. Dari hasil lelang yang digelar pada 4 Maret 2025, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) memenangkan Rp 30 triliun dari total penawaran Rp 75,78 triliun.
Dua seri yang menjadi unggulan dalam lelang ini yaitu seri FR0104 dan FR0103. Seri ini masing-masing menarik Rp 9,85 triliun dan Rp 11,25 triliun. Penawaran yang masuk untuk seri FR0104 mencapai Rp 42 triliun dan FR0103 sebesar Rp 17,39 triliun.
Seri FR0104 memenangkan imbal hasil sebesar 6,67% dengan tingkat kupon sebesar 6,5%. Jatuh tempo untuk seri ini yaitu 15 Juli 2030. Bid to cover ratio untuk seri ini sebesar 4,26.
Sementara itu, pemerintah memenangkan imbal hasil seri FR0103 sebesar 6,89% dengan tingkat kupon 6,75%. Jatuh tempo seri ini yaitu 15 Juli 2035. Bid to cover ratio untuk seri ini sebesar 1,55.
Pada lelang kali ini, pemerintah juga menyediakan SUN dengan jatuh tempo di atas 15 tahun. Seri FR0106 yang memiliki jatuh tempo pada 15 Agustus 2040 dimenangkan Rp 3,1 triliun. Imbal hasil seri ini sebesar 7,03%.
Selain itu, terdapat seri FR0107 yang memiliki jatuh tempo pada 15 Agustus 2045. Seri ini menarik Rp 2,25 triliun dengan imbal hasil 7,04%.
Pemerintah juga menyediakan SUN tenor di atas 20 tahun, yaitu FR0102 dengan tanggal jatuh tempo 15 Juli 2054 dan FR0105 dengan tanggal jatuh tempo 15 Juli 2064. Seri FR0102 menarik Rp 0,25 triliun dan FR0105 menarik Rp 1,3 triliun.
Baca Juga
Yield Tembus 7,22%, Pemerintah Tarik Rp 26,2 Triliun dari Lelang SUN
Pemerintah juga menyediakan Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dengan tenor jangka 6 dan 12 bulan. SPN03250604 dengan jatuh tempo 4 Juni 2025, memiliki penawaran masuk Rp 1 triliun. Pemerintah tak memenangkan seri ini.
Seri SPN12260305 menarik penawaran Rp 4,96 triliun dengan nilai dimenangkan Rp 2 triliun. Seri yang memiliki jatuh tempo 5 Maret 2026 memiliki imbal hasil 6,25%.
Dua seri SPN ini merupakan lelang seri baru. Sementara itu, lima seri SUN lainnya merupakan seri lama yang dibuka kembali.

