Mendagri Tito Ungkap Beras di Singapura Lebih Murah Dibanding RI, Berapa Harganya?
JAKARTA, Investortrust.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membandingkan kondisi harga beras di Singapura yang lebih rendah dari Indonesia. Hal tersebut dikarenakan strategi yang diterapkan di dalam negeri berbeda dengan Negeri Singa itu.
Menurut Tito, Singapura merupakan negara yang hanya sebagai konsumen dan bukan produsen. Sehingga, Singapura tidak memikirkan harga di tingkat petani seperti yang terjadi di Indonesia.
“Jadi strateginya beda, kalau di Singapura gimana caranya harganya serendah mungkin, karena yang produsen bukan mereka,” ucap Tito pada Rapat Koordinasi Bapanas, Selasa (5/3/2024).
“Kalau kita Indonesia, kalau harganya terlalu murah sekali, kasihan petani dan penghasil lainnya termasuk pengusaha yang memproduksi, nelayan. Sebaliknya kalau misalnya harganya tinggi sekali, masyarakat menjerit karena tidak terjangkau harganya,” tambahnya.
Baca Juga
Lantas berapakah harga beras di Singapura seperti yang disebutkan Mendagri Tito? Dilansir laman Selina Wamucii, platform global yang menyediakan data dan produk pertanian, harga eceran beras di Singapura antara SGD 1,06 dan SGD 6,67 per kilogram.
Dengan nilai kurs (1 SGD= Rp 11.731), dengan begitu maka harga eceran beras di Singapura adalah Rp 12.434 hingga paling mahal adalah Rp 78.245 per kilogram.

