Ekspor Besi Baja dan Sawit Gacor, Batu Bara Anjlok
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut nilai ekspor tiga komoditas nonmigas unggulan bergerak berbeda. Komoditas besi dan baja serta sawit tumbuh secara bulanan. Sementara itu, ekspor batu bara anjlok.
“Nilai ekspor besi dan baja dan kelapa sawit mengalami kenaikan secara bulanan, sedangkan batu bara mengalami penurunan,” kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Kamis (15/02/2024).
Amalia mengatakan ekspor besi dan baja meningkat baik secara bulanan maupun tahunan masing-masing 1,21% dan 9,62%. Nilai ekspor besi dan baja tercatat US$ 2,31 miliar. Ekspor komoditas ini berkontribusi terhadap 12,09% kinerja ekspor Januari 2024.
Adapun nilai ekspor kelapa sawit yang membukukan US$ 1,73 miliar mengalami penurunan secara tahunan. Kontribusi ekspor sawit sebesar 9,04% terhadap total ekspor.
Baca Juga
Nilai Ekspor dan Impor Indonesia pada Januari 2024 Alami Penurunan Secara Bulanan
“Sementara itu untuk komoditas kelapa sawit naik 18,89% secara bulanan tapi turun secara tahunan sebesar 11,54%” kata dia.
Amalia mengatakan ekspor batu bara pada Januari mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan. Secara tahunan, nilai ekspor batu bara juga turun sebesar 29,76%.
“Nilai ekspor batu bara turun sebesar US$ 590,1 juta atau turun sebesar 19,68%” ujar dia.
Amalia mengatakan penurunan ekspor batu bara disebabkan penurunan volume dan harga. Volume ekspor batu bara turun 8,06% dan secara nilai turun 19,68%.
Baca Juga
Neraca Perdagangan Januari Surplus, Tapi Ekspor Diprediksi Menurun
“Ada penurunan tren harga batu bara,” ujar dia.
Penurunan ekspor batu bara, kata dia, menjadi salah satu dampak turunnya nilai ekspor sektor pertambangan sebesar 23,93%. Selain batu bara, komoditas lain yang berpengaruh pada nilai ekspor sektor pertambangan yaitu tembaga, lignit, dan bijih seng.
“Secara tahunan penurunan terdalam sektor pertambangan yaitu 23,54%” ujar dia.
Penurunan batu bara terbesar terjadi akibat melemahnya ekspor ke China sebesar 25,08% dan India sebesar 17,11%. Nilai ekspor batu bara berkontribusi sebesar 12,59% terhadap total ekspor.

