CAS Tolak Gugatan Malaysia, Kabulkan Sebagian Banding 7 Pemain Naturalisasi
Poin Penting
|
LAUSANNE, investortrust.id – Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) menolak gugatan Malaysia dan mengabulkan sebagian banding tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya.
Kasus ini bermula pada 2025 ketika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendekati sejumlah pemain asing seperti Facundo Tomás Garcés Rattaro, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Gabriel Felipe Arrocha, Jon Irazabal Iraurgui, serta Hector Alejandro Hevel Serrano.
Mereka diberi informasi bahwa secara hukum memungkinkan untuk mengajukan kewarganegaraan Malaysia dan kemudian memperkuat tim nasional negara tersebut. Para pemain tersebut kemudian menjalani proses naturalisasi hingga akhirnya memperoleh paspor Malaysia.
Baca Juga
Kevin Diks Pemain Terbaik Borussia Moenchengladbach Edisi Februari 2026
Namun, pada 25 September 2025, Komite Disiplin FIFA menyatakan bahwa FAM bersama para pemain tersebut melanggar Kode Disiplin FIFA (FDC). Pelanggaran itu terkait penggunaan dokumen yang dipalsukan dalam proses naturalisasi dan penentuan kelayakan membela tim nasional, mengingat para pemain dinilai tidak memiliki keterkaitan dengan Malaysia.
Putusan tersebut diperkuat oleh Komite Banding FIFA pada 3 November 2025. Dalam keputusan itu, FAM dijatuhi denda sebesar CHF 350.000 (Rp7,5 miliar). Selain itu, masing-masing pemain juga dikenakan denda CHF 2.000 (Rp4,3 juta) serta larangan terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/501Awani/status/2029531256472637613?ref_src=twsrc%5Etfw
Tidak menerima keputusan tersebut, FAM bersama para pemain mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) pada 5 Desember 2025. Dalam permohonannya, FAM mengakui adanya kekurangan dalam sistem internal federasi, tapi menilai para pemain hanya berperan terbatas dalam menyerahkan dokumen yang diminta dan tidak terlibat dalam penyusunan maupun perubahan dokumen tersebut.
FAM juga meminta agar keputusan Komite Banding FIFA dibatalkan dan sanksi denda dikurangi menjadi maksimal CHF 50.000 (Rp1,083 miliar). Sementara para pemain meminta keputusan tersebut dibatalkan sepenuhnya atau setidaknya sanksinya diringankan karena mereka mengklaim tidak bertindak dengan sengaja maupun lalai.
Sekarang, Malaysia tinggal menunggu sanksi AFC. Dua laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam dan Nepal yang bermasalah terancam dibatalkan dan Harimau Malaya dicoret dari kompetisi.
Baca Juga
Mikel Arteta Minta Arsenal Jaga Keunggukan Poin di Klasemen Liga Premier

