Menang Dramatis Atas Maroko, Senegal Juara Piala Afrika 2025
Poin Penting
|
RABAT, investortrust.id – Senegal akhirnya menuntaskan ambisinya menjadi kampiun Piala Afrika 2025 seusai menundukkan Maroko 1-0 dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga babak perpanjangan waktu di Stade Prince Moullay Abdallah, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.
Partai puncak ini berjalan dalam tensi tinggi sejak menit awal. Senegal tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Maroko mengandalkan agresivitas dan kecepatan serangan. Tim tuan rumah tercatat lebih sering melepaskan tembakan, tetapi justru Senegal yang lebih efektif dalam mengancam gawang lawan.
Peluang emas pertama hadir di menit ke-37. Iliman Ndiaye lolos dari kawalan bek Maroko setelah menerima umpan terobosan Nicolas Jackson. Tapi, upayanya masih mampu digagalkan kiper Yassine Bounou dalam duel satu lawan satu.
Baca Juga
Ditahan Burnley di Anfield, Liverpool Lanjutkan Rentetan Laga Tanpa Kekalahan
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki paruh kedua, kedua tim saling bergantian menekan. Senegal nyaris memecah kebuntuan di menit ke-90 lewat sepakan Ibrahim Mbaye yang kembali dimentahkan Bounou.
Drama kemudian pecah di masa tambahan waktu. Gol Senegal yang dicetak Abdoulaye Seck dianulir karena pelanggaran lebih dulu terhadap Achraf Hakimi. Tak lama berselang, Maroko mendapat hadiah penalti usai Brahim Diaz dijatuhkan Malick Diouf di kotak terlarang.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari kubu Senegal hingga laga sempat tertunda cukup lama. Setelah disahkan melalui VAR, penalti tetap dieksekusi. Tapi, Brahim Diaz gagal memanfaatkan peluang emas setelah eksekusi panenkanya mampu dibaca Edouard Mendy.
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan. Senegal akhirnya memecah kebuntuan lewat skema serangan balik cepat. Idrissa Gueye mengirim umpan dari sisi kanan kepada Pape Gueye yang menusuk dari kiri, sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang Maroko.
Gol tersebut menjadi pembeda. Senegal sukses menjaga keunggulan hingga laga berakhir dan memastikan diri sebagai juara Piala Afrika 2025. Sementara bagi Maroko, kekalahan ini kembali memperpanjang penantian panjang mereka untuk kembali mengangkat trofi Piala Afrika, setelah terakhir kali berjaya pada 1974.
“Saya sangat senang memenangkan final. Itu adalah pertandingan yang rumit. Setelah Maroko gagal mengeksekusi penalti, kami tetap fokus, memainkan permainan kami, dan menunjukkan sepak bola Senegal," ujar Pape Gueye di situs resmi CAF.
"Kemudian, kami mencetak gol yang memungkinkan kami memenangkan pertandingan. Mencetak gol di final adalah momen yang membanggakan bagi saya. Saya sangat senang mencetak gol di final, dan yang terpenting, tim nasional Senegal sekarang memiliki bintang kedua,” tutup Pape Gueye.
Baca Juga
Pecundangi Brentford, Chelsea Raih Kemenangan Perdana Bersama Liam Rosenior

