Mengapa Wasit Tidak Melihat VAR untuk Kartu Merah Ivar Jenner? Begini Penjelasannya
DOHA, investortrust.id – Keputusan Nasrullo Kabirov yang tidak meninjau VAR saat mengusir Ivar Jenner dari lapangan pada awal babak kedua menuai kontroversi dari pendukung Timnas U-23 Indonesia.
Pada pertandingan di Jassin bin Hamad Stadium, Senin (15/4/2024) malam WIB, itu Ivar Jenner mendapatkan dua kartu kuning. Pertama, pada menit ke-14. Yang kedua pada menit ke-46. Dengan dua kartu kuning dalam satu pertandingan, otomatis pemain Jong Utrecht itu harus mandi lebih cepat.
Kartu kuning kedua itu memicu kontroversi. Dari tayangan ulang, Ivar Jenner sudah mengangkat kaki menghindari benturan dengan pemain Qatar. Tapi, Nasrullo Kabirov tetap melihatnya sebagai pelanggaran dan dihukum kartu kuning setelah pemain Qatar terlihat berakting berguling-guling di lapangan memegangi lututnya.
Setelah pertandingan, Shin Tae-yong melihat insiden itu sebagai drama. “Mengapa wasit tidak berpikir untuk menggunakan VAR? Semuanya menonton di televisi. Ini seperti anda mencoba bercanda dengan penggemar sepak bola,” ujar Shin Tae-yong.
Baca Juga
Ada Apa? Kisah Bus Timnas U-23 Indonesia Tempuh Jarak Lebih Jauh Sebelum Lawan Qatar
Apakah permintaan Shin Tae-yong benar? Berdasarkan regulasi, penggunaan VAR tidak bisa dilakukan pada semua momen di lapangan.
International Football Association Board (IFAB) selaku lembaga yang mengeluarkan regulasi permainan telah mengatur secara rinci pemakaian VAR di pertandingan sepak bola. Pada Law of The Game, tidak semua insiden bisa ditinjau dengan VAR. Hanya ada empat momen yang bisa dilihat ulang.
Pertama, gol atau tidak. Kedua, penalti. Ketiga, kartu merah langsung. Keempat, kesalahan identitas. Di luar empat momen itu, kejadian yang terjadi di lapangan akan diputuskan langsung wasit.
Model pemakaian VAR dibagi menjadi dua, yaitu check and review. Check adalah panggilan yang dibuat operator VAR. Sedangkan, review adalah upaya yang dilakukan wasit untuk melihat tayangan ulang lewat monitor di pinggir lapangan.
Dalam kasus Ivar Jenner, jelas wasit memberikan kartu kuning, bukan kartu merah langsung. Kebetulan, pemain keturunan itu sudah mendapatkan kartu kuning pada babak pertama. Yang salah dalam hal ini adalah wasit. Dia kurang jeli melihat insiden itu. Kemungkinan besar dia terpengaruh reaksi pemain Qatar yang berguling-guling.
Nasrullo Kabirov juga tidak jeli saat Marselino Ferdinan dilanggar. Dia juga tidak memberikan kartu merah dan berkonsultasi dengan VAR ketika Witan Sulaeman mendapatkan tekel dari belakang.
Baca Juga
Profil Nasrullo Kabirov, Wasit Kontroversial Pertandingan Timnas U-23 Indonesia Lawan Qatar

