Juara Grand Slam US Open, Carlos Alcaraz Catat Sejumlah Statistik Membanggakan
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Carlos Alcaraz kembali menegaskan dominasinya di pentas tenis dunia setelah menundukkan rival utamanya, Jannik Sinner, dalam final US Open 2025 di New York, Senin (8/9/2025) pagi WIB.
Partai puncak grand slam Amerika Serikat Terbuka ini menjadi pertemuan ketiga beruntun Alcaraz dan Sinner di final turnamen utama. Ini sebuah rivalitas yang kini mewarnai era baru tenis putra.
Dari awal pertandingan, Alcaraz memperlihatkan kualitas terbaiknya, agresif di baseline, tajam di net, dan hampir sempurna dalam servis. Tercatat, dia hanya kehilangan sembilan poin dari servis pertamanya dan mengakhiri US Open tahun ini dengan catatan luar biasa, yaitu memenangkan 98 dari 101 gim servis, hanya sekali dipatahkan sepanjang turnamen.
Baca Juga
Terhenti di Babak Kedua US Open, Permainan Janice Tjen Dipuji Emma Raducanu
poppin' bottles with Carlos Alcaraz! 🍾 pic.twitter.com/NlDyrK6CzK
— US Open Tennis (@usopen) September 8, 2025
Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu berhasil tampil memukau dengan kemenangan mengesankan 6-2, 3-6, 6-1, 6-4. Dia sekaligus meraih gelar keduanya di turnamen grand slam lapangan keras paling bergengsi tersebut.
Secara statistik, Alcaraz menutup pertandingan dengan 42 winner, jauh melampaui 21 winner milik Sinner. Dia juga menjadi juara Grand Slam kedua dalam sejarah open era yang hanya kehilangan tiga gim servis atau kurang sepanjang jalan menuju trofi. Itu menyamai catatan Pete Sampras di Wimbledon 1994 dan 1997.
Kemenangan ini juga membawa Alcaraz kembali ke peringkat nomor satu dunia ATP, posisi yang terakhir kali ia duduki pada September 2023. Momen tersebut terasa simbolis, karena bertepatan dengan 22 tahun sejak pelatihnya, Juan Carlos Ferrero, pertama kali menduduki ranking tertinggi dunia seusai final US Open 2003.
“Saya sangat beruntung memiliki kalian semua (tim pelatih). Kerja keras kalian membuat saya semakin baik. Tidak hanya di lapangan, melainkan juga sebagai pribadi. Setiap gelar yang saya raih adalah hasil usaha bersama,” ujar Carlos Alcaraz, di situs resmi US Open.
Raihan enam gelar utama menempatkan Alcaraz sebagai petenis termuda kedua yang mencapai pencapaian itu di era open. Dia hanya kalah dari legenda lainnya Bjorn Borg. “Terima kasih untuk dukungannya,” pungkas Alcaraz.
Baca Juga
Tembus Babak Kedua, Janice Tjen Lawan Juara US Open 2021 Emma Raducanu
Championship point deja vu from Carlos 😤 pic.twitter.com/vk0iGGL13p
— US Open Tennis (@usopen) September 7, 2025

