Dibantai Atalanta di Kandang, Juventus Beri Pembelaan Diri
TURIN, investortrust.id – Pelatih Juventus Thiago Motta membela diri dari pembantaian yang dialami dari Atalanta dalam pertandingan lanjutan Serie A di Juventus Allianz Stadium, Senin (10/3/2025) dini hari WIB.
Juventus menjamu Atalanta dalam berlombaan untuk menyegel zona Liga Champions di klasemen Serie A. Kedua tim hanya berselisih 3 poin sehingga kemenangan Juventus akan menyamakan poin dengan Atalanta.
Tapi, Juventus justru tertekan. Penalti Mateo Retegui membuka jalan bagi pesta gol Atalanta. Kemudian, Marten de Roon, Davide Zappacosta, dan Ademola Lookman melanjutkan pesta gol La Dea dengan kemenangan telak 4-0.
Baca Juga
Layak Puskas Award? Gol Keren Kapten Persija Rizky Ridho Lawan Arema
Setengah jumlah penonton meninggalkan lapangan setelah gol keempat Atalanta. Sementara yang lain tetap bertahan untuk terus melontarkan hinaan kepada Juventus. “Saya pikir kami memulai pertandingan yang kami tahu akan rumit, melawan tim yang ingin memanfaatkan kesalahan kami sebaik-baiknya,” ujar Thiago Motta kepada DAZN.
“Setelah penalti, tanpa membahas detail tentang seberapa bisa diperdebatkannya itu, itu adalah momen yang menyakitkan. Kami adalah tim muda. Kami mencoba maju dan kembali ke permainan. Tapi, itu meninggalkan celah di lini belakang,” tambah Thiago Motta.
“Kami berjuang secara psikologis dengan gol pertama itu dan menjadi tidak seimbang, memberi Atalanta lebih banyak ruang untuk berlari dengan pemain seperti Lookman dan bek sayap mereka,” lanjut Thiago Motta.
“Setelah kekalahan seperti ini, kami sedih, kami kecewa. Tapi, pada saat yang sama pembicaraan tentang Scudetto yang anda bawa ke kami tidak akan lagi dibicarakan. Sekarang, kami harus berkumpul kembali melawan tim bagus lainnya di Fiorentina dan terus maju,” tutup Thiago Motta.
Baca Juga
Arsenal Imbang Lawan Manchester United, Mikel Arteta Frustrasi
— browlytopy (@browlytopy) March 9, 2025

