Tiga Film Karya Sineas Muda Terpilih dalam Sayembara MAXStream Studios-Telkomsel
JAKARTA, investortrust.id – Tiga film pendek karya sineas muda terpilih dalam sayembara Secinta Itu Sama Sinema (SISS) yang digelar Telkomsel melalui MAXStream Studios. Ketiga film itu adalah Little Rebels Cinema Club karya Khozy Rizal, Film Wajib Tonton Sebelum Mati karya Razny Mahardhika, dan Final Draft karya Hannan Chintya.
"SISS merupakan inisiatif sayembara film untuk mendukung dan membuka lebih banyak peluang bagi sineas muda dan komunitas pekerja kreatif Indonesia dengan memfasilitasi dan mendampingi produksi film yang terpilih. Program ini menjadi bagian komitmen Telkomsel untuk memperkuat industri perfilman nasional," kata Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson dalam keterangan resmi, Kamis (9/1/2025).
Little Rebels Cinema Club merupakan film berlatar tahun 2008. Film ini menceritakan Doddy, bocah 14 tahun, yang mencoba mereplikasi adegan ikonik dari film zombie bersama sahabat-sahabatnya menggunakan handycam milik kakaknya, Anji, seorang remaja dengan emosi yang kompleks.
Baca Juga
Telkomsel Hadirkan Promo Paket Netflix Bundle Data bagi Pelanggan Pascabayar
Adapun Film Wajib Tonton Sebelum Mati menggambarkan Kino, yang bersama istrinya, Via, dan sahabatnya, Wahyu, merayakan satu juta subscriber YouTube mereka dengan mengulas film-film wajib tonton. Namun, rekaman tersebut menjadi video terakhir mereka, meninggalkan Kino yang kini bergulat dengan kehilangan dan harapan.
Sementara itu, Final Draft berkisah tentang Ciko, seorang editor film yang terjebak dalam dilema profesional dan moral ketika diminta menghapus seorang aktor penting dari film atas permintaan investor, menghadapi tekanan dari sutradara dan produser yang berselisih.
Lesley Simpson menjelaskan, proses seleksi SISS dimulai pada 27 Agustus 2024. Ketiga film tersebut telah diperkenalkan ke dunia perfilman Indonesia melalui screening di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2024 pada 5 Desember 2024. Ketiga film ini dinilai berdasarkan kreativitas, keunikan ide, kekuatan karakter, dan alur cerita.
"Dengan 442 proposal premise dan sinopsis yang diterima, program ini menunjukkan antusiasme besar dari generasi sineas muda Indonesia yang berpotensi,” ujar dia.
Baca Juga
Menurut Lesley Simpson, MAXStream Studios akan terus mendukung ketiga film pendek karya sineas muda Indonesia ini untuk melangkah lebih jauh dengan mendaftarkannya ke berbagai festival film bergengsi di tingkat nasional dan internasional.
“Ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan kreativitas anak bangsa ke panggung dunia,” tutur dia.
Lesley mengungkapkan, program ini menunjukkan bahwa MAXStream Studios berperan sebagai platform yang tidak hanya mendukung sineas berpengalaman, tetapi juga memberikan kesempatan kepada sineas muda dengan potensi besar.
“Dukungan ini merupakan bagian dari upaya MAXStream Studios menciptakan ekosistem industri perfilman yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas dia.
Dia mengemukakan, JAFF 2024 memasuki edisi ke-19 dengan tema Metanoia. Perhelatan ini menjadi ajang bergengsi bagi sinema Asia.
Baca Juga
Jalin Kolaborasi dengan Evermos, Telkomsel Hadirkan Produk UMKM di MyTelkomsel Super App
Lesley menambahkan, dengan 180 film dari 25 negara yang ditampilkan dalam program kompetisi dan nonkompetisi, JAFF terus menjadi ruang kolaborasi seni, budaya, dan pariwisata, sekaligus panggung untuk memamerkan transformasi sinema Asia.
Ke depan, kata Lesley Simpson, MAXStream Studios akan kembali menghadirkan program Secinta Itu Sama Sinema sebagai wujud komitmen terhadap pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.
Melalui inisiatif ini, menurut dia, MAXStream Studios turut mewujudkan visi Telkomsel menciptakan masa depan yang gemilang dengan memberdayakan masyarakat Indonesia melalui SISS.
“Program ini memberikan solusi unggul bagi komunitas sineas muda untuk membuka peluang baru di dunia perfilman Indonesia, baik di tingkat lokal maupun internasional,” papar dia.

