Analisis Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia Dari China
QINGDAO, investortrust.id – Eksperimen Shin Tae-yong pada starting line-up menjadi salah satu penyebab kekalahan 1-2 Timnas Indonesia lawan China di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10/2024) malam WIB.
Pasukan Garuda datang ke China dengan modal tiga hasil imbang beruntun melawan Arab Saudi, Australia, dan Bahrain. Sementara China menderita kekalahan menyakitkan dari Jepang, Arab Saudi, dan Australia.
Hasilnya, Timnas Indonesia langsung mencatatkan ball possession 74% di babak pertama. Tapi, eksekusi yang buruk membuat tidak ada gol yang bisa diciptakan anak-anak Garuda. Sebaliknya, serangan balik China efektif dan mematikan.
The Dragon memimpin 1-0 lewat Behram Abduweli pada menit 21 memanfaatkan kemelut di pertahanan Timnas Indonesia. China menambah keunggulan 2-0 melalui Zhang Yuning pada menit 44. Timnas Indonesia berusaha membalas pada menit 86 melalui Thom Haye.
Baca Juga
Berjuang Sampai Akhir, Timnas Indonesia Harus Mengakui Keunggulan China
Lalu, apa yang membuat Timnas Indonesia kalah? Salah satunya adalah perubahan starting line-up dari pertandingan melawan Bahrain dan China. Ada empat pemain yang diganti dari pertandingan sebelumnya, yaitu Thom Haye, Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Malik Risaldi. Gantinya, Nathan Tjoe-A-On, Asnawi Mangkualam, Shayne Pattinama, dan Witan Sulaeman.
Selain itu, penempatan Mees Hilgers melebar ke kanan di belakang Asnawi Mangkualam, yang seolah-olah menjadi full back, sangat berisiko. Taktik ini maksudnya untuk mengejutkan China. Tapi, ternyata jarak antara Mees Hilgers dengan Jay Idzes terlalu jauh.
Akibatnya, ketika China melakukan serangan balik untuk gol kedua pada menit 44, Mees Hilgers dan Jay Idzes kesulitan melakukan pengawalan secara maksimal kepada lawan. Keduanya tertinggal beberapa langkah dari Zhang Yuning.
Sementara untuk kasus gol pertama, kesalahan Shayne Pattynama dalam mengawal pemain China menjadi penyebab utama. Dia kalah berduel dengan salah satu pemain China, yang langsung mengirim umpan ke tengah, yang dimanfaatkan Behram Abduweli menjadi gol.
Untuk menebus kesalahan di babak pertama, Shin Tae-yong melakukan pergantian pemain. Dia mengganti Mees Hilgers, Shayne Pattynama, dan Witan Sulaeman. Dia memasukkan Rizky Ridho Ramadhani, Marselino Ferdinan, dan Thom Haye. Kemudian, Malik Risaldi dan Pratama Arhan menyusul.
Masuknya pemain-pemain baru membuat Timnas Indonesia semakin dominan. Sayang, eksekusi akhir masih jadi masalah utama. Pasukan Garuda hanya mampu mencetak satu gol lewat Thom Haye memanfaatkan kemelut setelah lemparan ke dalam Pratama Arhan.
Dengan kekalahan ini, Timnas Indonesia tetap mengumpulkan 3 poin dari empat pertandingan. Peluang masih ada karena bulan depan anak-anak Garuda bakal menjamu Jepang dan Arab Saudi.
Baca Juga
Lionel Scaloni Harapkan Lautaro Martinez Raih Ballon d’Or 2024

