Masih Ingat Pemain Como Marco Curto? Dinyatakan Terbukti Rasialis ke Hwang Hee-chan
COMO, investortrust.id – Masih ingat pemain Como Marco Curto yang dipukul Daniel Podence dalam pertandingan uji coba pramusim melawan Wolverhampton Wanderers?
Insiden tersebut terjadi saat duel pramusim antara Como dan Wolves, Juli 2024. Saat itu, ketegangan memuncak di babak kedua setelah Marco Curto melakukan provokasi dengan ucapan yang dianggap menghina Hwang Hee-chan.
Akibat tindakan Marco Curto, pemain Wolverhampton Wanderers, Daniel Podence, membela Hwang Hee-chan. Dia melayangkan bogem mentah ke wajah Marco Curto. Akibatnya, Daniel Podence dapat kartu merah.
Baca Juga
Pelatih Chelsea Enzo Maresca Sebut Timnya di Jalur yang Benar Liga Premier
Wolverhampton Wanderers melaporkan kejadian ini kepada UEFA. Tapi, laporan itu tidak dapat diambil tindakan lebih lanjut karena insiden terjadi dalam pertandingan pramusim dan bukan di pertandingan resmi.
Tidak terima dengan keputusan UEFA, Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengambil inisiatif dengan mengajukan keluhan resmi kepada FIFA. Beda dengan UEFA, FIFA responsif. Mereka mengambil alih kasus itu dan akhirnya menyatakan Marco Curto bersalah atas tuduhan rasialisme.
FIFA menyatakan Marco Curto bersalah atas tindakan rasialis terhadap Hwang Hee-chan. Bek asal Italia itu diuhukum 10 pertandingan setelah menyebut Hwang Hee-chan sebagai Jackie Chan.
“Marco Curto dinyatakan bersalah atas perilaku diskriminatif dan dijatuhi larangan bertanding 10 laga. Sebagian dari sanksi tersebut akan ditangguhkan selama 2 tahun dalam masa percobaan. Dia juga diharuskan berkontribusi melalui pelayanan masyarakat serta menjalani pelatihan dan pendidikan yang disetujui oleh FIFA,” tulis The Guardian.
Baca Juga
Bakal Absen di Pertandingan Timnas Prancis, Kylian Mbappe Banjir Kritik

