Kisah Carlos Alcaraz Takhlukkan Wimbledon Saat Spanyol Kalahkan Inggris di Final Euro 2024
LONDON, investortrust.id – Saat Spanyol mengalahkan Inggris di final Euro 2024, atlet Negeri Matador lainnya sukses menguasai turnamen tenis bergengsi dunia yang berlangsung di Inggris, yaitu Wimbledon. Dia adalah Carlos Alcaraz.
Akhir pekan kemarin akan dikenang dalam sejarah olahraga Spanyol sebagai hari penaklukan Inggris. Pertama, La Furia Roja dengan gagah berani mengalahkan The Three Lions pada pertandingan final Euro 2024 di Berlin. Kedua, Carlos Alcaraz menjuarai turnamen tenis paling bergengsi dunia, Wimbledon, di London.
Seperti halnya Euro, Wimbledon juga masuk kalender olahraga prestisius di bumi. Petenis terbaik dunia tidak sah disebut juara jika belum mampu berjaya di Wimbledon.
Baca Juga
Fokus Klub, Pemain Swiss Xherdan Shaqiri Mundur Dari Tim Nasional
Dan, itulah yang dilakukan Carlos Alcaraz pada Minggu (14/7/2024) atau beberapa jam sebelum kemenangan Spanyol dan Inggris di Euro 2024. Dengan keren, Carlos Alcaraz mengalahkan salah satu petenis terbaik dunia asal Serbia, Novak Djokovic, 6-2, 6-2, 7-6 (7-4).
Kemenangan tersebut membuat Carlos Alcaraz kini sudah mengoleksi empat gelar grand slam. Selain dua gelar Wimbledon, petenis terbaik Spanyol itu juga sudah sempat memenangkan US Open 2022 dan French Open 2024. Dia juga memegang rekor petenis termuda yang meraih gelar grand slam di tiga tipe lapangan berbeda (hard, clay, grass).
“Ini adalah mimpi memenangkan trofi ini. Ketika saya berusia 11 atau 12 tahun, saya mengatakan bahwa impian saya adalah menjuarai Wimbledon. Jadi, saya membayar kembali impian saya,” ujar Carlos Alcaraz, di situs resmi ATP Tour.
“Saya ingin terus maju. Merupakan perasaan yang luar biasa untuk bermain di lapangan yang indah ini dan mengangkat gelar yang menakjubkan ini. Trofi Wimbledon. Ini adalah turnamen terindah, lapangan terindah, dan trofi terindah,” pungkas Carlo Alcaraz.
Baca Juga
Daftar 23 Pemain Timnas U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 2024

