Pelatih Kanada Jesse Marsch Beberkan Cara Menghentikan Lionel Messi
EAST RUTHERFORD, investortrust.id – Pelatih Kanada Jesse Marsch menyebut pertandingan semifinal Copa America 2024 melawan Argentina dan Lionel Messi di MetLife Stadium, East Rutherford, Rabu (10/7/2024) pagi WIB, sebagai hal yang istimewa. Dia mengaku tahu cara menghentikan La Pulga.
Kedua belah pihak akan bertemu kedua kalinya di Copa America 2024 setelah membuka turnamen pada 20 Juni 2024 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Saat itu, Argentina berhasil mengalahkan Kanada 2-0.
Kini, Kanada kembali menghadapi Argentina pada semifinal Copa America 2024. Menurut Jesse Marsch, bisa menghadapi Argentina dua kali dalam turnamen sekelas Copa America adalah hal yang Istimewa.
“Kami tidak bermain cukup baik dengan Messi pada pertandingan terakhir. Dia terlalu banyak berlari bebas ke arah kiper kami,” ujar Jesse Marsch, dilansir ESPN.
Baca Juga
Lionel Messi Main di Semifinal Copa America 2024 atau Tidak? Ini Jawaban Lionel Scaloni
“Kami tidak akan melakukan man marking. Tapi, kami pasti akan memberikan penekanan pada cara mempertahankannya. Cara mengawasinya akan sangat penting, dan hal-hal yang menyulitkannya seperti membatasi ruang geraknya adalah prioritas utama kami,” tambah Jesse Marsch.
Jesse Marsch menekankan pentingnya mengontrol pergerakan Lionel Messi agar jauh dari pertahanan Kanada. “Kami tidak ingin dia berlari bebas di lini belakang kami seperti pada pertandingan terakhir,” ujar Jesse Marsch.
“Tapi, kami semua tahu dia adalah pemain terhebat yang pernah bermain. Rasa hormat yang kami miliki untuknya tentu saja akan tercermin di stadion besok. Tapi, itu selalu menjadi hak istimewa untuk bermain melawan pemain seperti dia,” beber Jesse Marsch.
Meski sadar bukan hal mudah, Jesse Marsch menyebut para pemain Kanada sangat bersemangat menghadapi Lionel Messi. Sebab, mereka akan tercatat dalam buku sejarah jika bisa mengalahkan juara bertahan Copa America sekaligus Piala Dunia.
“Para pemain kami akan siap dan bersemangat. Tantangannya besar. Kita lihat saja apakah kami bisa tampil lebih baik dari yang kami lakukan di pertandingan pertama atau tidak. Tapi, saya yakin kami bisa belajar dari yang sebelumnya,” pungkas Jesse Marsch.
Baca Juga
Euro 2024 Jadi Panggung Terakhir Alvaro Morata? Begini Penjelasannya

