Mantap! Anthony Joshua vs Francis Ngannou Deal, Eks Juara Dunia Tinju Lawan Jagoan UFC
RIYADH, investortrust.id – Pemandangan unik akan tersaji pada Maret 2024 saat Arab Saudi menggelar Riyadh Season. Pada festival olahraga dan hiburan yang diselenggarakan Kerajaan Arab Saudi itu akan dipentaskan pertarungan tinju yang tidak biasa antara Anthony Joshua vs Francis Ngannou.
Anthony Joshua dan Francis Ngannou adalah dua nama besar pada dua panggung berbeda. Anthony Joshua adalah mantan juara dunia tinju kelas berat yang dikalahkan Oleksandr Usyk pada 2021 dan 2022. Sementara Francis Ngannou merupakan petarung UFC kelas berat paling ditakuti, yang sempat melawan Tyson Fury.
Karena popularitas dan kemampuan yang dimiliki, wacana untuk mempertemukan Anthony Joshua dengan Francis Ngannou muncul sejak lama. Kini, setelah melalui negosiasi panjang, Anthony Joshua vs Francis Ngannou bakal benar-benar terwujud.
Menurut Kepala Administrasi Publik Arab Saudi Turki Al-Sheikh, Anthony Joshua vs Francis Ngannou bakal digelar di negaranya. Pertarungan dua juara dunia itu akan terjadi pada Riyadh Season 2024, yang dijadwalkan pada Maret 2024. Duel ini akan berdasarkan aturan resmi tinju profesional dengan 10 ronde, tiga juri, dan sistem penilaian 10 poin.
Baca Juga
Gara-gara Badai Cedera, Philippe Troussier Sebut 80% Fans Vietnam Pesimistis di Piala Asia
Waktu spesifik pertarungan Anthony Joshua vs Francis Ngannou akan diumumkan pada konferensi pers di London, pada 15 Januari 2024.
Ini akan menjadi duel menarik yang ditunggu banyak penggemar tinju maupun UFC. Dalam Sejarah, Anthony Joshua pernah menjadi petarung kelas berat papan atas. Petinju asal Inggris itu membuat heboh ketika menang TKO atas Wladimir Klitschko alias Dr. Steel Hammer pada 2017.
Namun, dalam dua tahun terakhir, karier Anthony Joshua menurun. Dia kalah dua kali dalam pertarungan melawan petinju terbaik Ukraina Oleksandr Usyk. Kekalahan itu membuat dirinya kehilangan gelar.
Sementara Francis Ngannou pernah menjadi petarung kelas berat MMA yang sangat terkenal. Pada Maret 2021, Francis Ngannou mengalahkan Stipe Miocic di UFC 260 untuk menjadi juara ke-19 dalam sejarah pertarungan.
Pada awal 2022, petarung asal Kamerun itu meraih poin melawan Ciryl Gane hingga berhasil mempertahankan sabuk juara untuk pertama kalinya. Tapi, dia kehabisan kontrak dengan UFC pada Desember 2022 dan tidak dapat menegosiasikan perpanjangan. Itu membuat gelar kelas beratnya dicabut.
Francis Ngannou kemudian terjun ke ring tinju profesional. Dia melakukan debut melawan juara tinju kelas berat Tyson Fury di Arab Saudi pada 28 Oktober 2023. Hasilnya, Tyson menang split decision (94-95, 96-93, 95-94) setelah 10 ronde.
Meski kalah, Francis Ngannou tetap mengantongi US$10 juta (Rp 150 miliar). Itu jumlah yang lebih banyak dari seluruh pendapatan dalam karier UFC sebelumnya.
Sejak itu, Francis Ngannou masuk dalam radar para promotor tinju kelas berat. Dia juga menarik perhatian petinju-petinju terbaik dunia lainnya. Itu termasuk Anthony Joshua, yang sejak lama menyatakan minatnya untuk melawan Francis Ngannou.
Baca Juga
Elkan Baggott Minta Timnas Indonesia Tidak Bikin Kesalahan di Piala Asia

