‘Chef de Mission’ Olimpiade 2024 Harapkan Indonesia Sumbang Medali di 3 Cabor Ini
JAKARTA, Investortrust.id - Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris di Prancis, Anindya Novyan Bakrie menyampaikan harapannya Indonesia bisa menyumbang medali dari tiga cabang olahraga (cabor), yakni badminton, speed climbing dan angkat besi di Olimpiade 2024 Paris.
Hal ini disampaikan Anindya dalam kesempatan bincang-bincang dengan BBC World News Radio pada Selasa (2/7/2024) di kantor pusat BBC di Portland Place di London, Inggris.
“Bulutangkis nomor satu, nomor dua speed climbing sebagai olahraga yang mulai dipertandingkan pertama kali di Olimpiade. Dan tentu saja kita ingin angkat besi kita juga berjalan dengan baik. Tetapi sekali lagi ini adalah tiga dari 12 cabang olahraga yang kami ikuti. Tetapi ketiganya adalah yang paling banyak potensi,” kata Anindya yang resmi dilantik menjadi Chef de Mission (CdM) pada 5 Januari 2023.
Baca Juga
Anindya Bakrie Berharap Indonesia Jadi Pemain Utama Carbon Market Global
Anindya juga menyampaikan bahwa ajang olimpiade merupakan ‘Holy grail’ olahraga, yang akan menyatukan banyak orang di seluruh dunia. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua umum PB Akuatik Indonesia ini menyebutkan, dunia membutuhkan ajang seperti olimpiade yang akan menyatukan banyak orang di tengah banyaknya ketegangan geopolitik dunia, seperti antara negara-negara Barat dan China, juga ketegangan di Timur Tengah, serta Eropa Timur dan di Asia Timur.
“Saya pikir mencoba mengumpulkan semua orang ini dengan 10,000 atlet yang memenuhi syarat dari hampir 200 negara, akan menjadi hal yang indah terjadi di bulan Juli. Bagi saya sebagai Chef de Mision dari Indonesia dan mudah-mudahan dengan 29 atlet yang (dikirim) bisa memenangkan lebih banyak goal (medali) daripada sebelumnya,” kata Anindya. “Saya pikir ini sesuatu yang kami tanggapi dengan sangat serius dan antusias,” imbuhnya.
Bicara soal perannya sebagai co owner dari klub sepakbola Oxford United, Anindya menyampaikan, bahwa kepemilikan sahamnya di Oxford United menunjukkan sejumlah negara investor yang bekerja yakni Vietnam, Thailand dan Inggris untuk membawa klub dari liga satu ke Liga Championship setelah menunggu selama 25 tahun. “Dan kami berharap dapat melakukannya dengan baik,” tandasnya.

