Efek Kepergian Marc Marquez, Repsol Ikuti Jejak Red Bull Tinggalkan Honda
BARCELONA, investortrust.id – Kepergian Marc Marquez dari Honda benar-benar memiliki efek luar biasa secara bisnis. Bayangkan, satu persatu sponsor Honda pergi. Setelah Red Bull, kini giliran Repsol yang memutuskan kerjasama berusia 30 tahun.
Pada akhir musim lalu, Marc Marquez memutuskan meninggalkan Honda untuk membela Gresini Racing dengan mesin Ducati. Motor yang tidak lagi kompetitif jadi alasan utama The Baby Alien.
Kepergian Marc Marquez langsung direspons Red Bull. Produsen minuman energi yang telah menjadi sponsor pribadi para pembalap Honda sejak 2006 dan beralih menjadi sponsor tim pada 2015 itu hengkang. Sebab, ada klausul Marc Marquez yang disertakan.
Baca Juga
Setelah Red Bull, kini giliran Repsol. Mereka juga menggunakan klausul Marc Marquez untuk mengurangi kontribusi finansial kepada Honda. Hal ini bisa terlihat dari perubahan warna corak motor RCV milik Joan Mir dan Luca Marini musim ini, disertai ukuran logo Repsol yang mengecil dan pindah ke area bawah fairing motor RCV.
Namun, Repsol diperkirakan tidak akan meninggalkan MotoGP sepenuhnya. Sebab, ajang ini sudah memakai bahan bakar non-fosil 40% mulai 2024 dan akan memakai non-fosil 100% pada 2027. Repsol ingin mengembangkan teknologinya dalam pembuatan bahan bakar ini.
Dalam dunia balap, Repsol dikenal sebagai perusahaan penyedia energi dan petrokimia asal Spanyol. Repsol telah menjadi sponsor tim pabrikan Honda sejak 1995. Mereka mendukung Mick Doohan meraih empat dari dari lima gelar dunia di kelas 500 cc. mereka juara bersama Alex Criville (1999) dan Valentino Rossi (2002, 2003).
Pada 2006, Repsol dan Honda kembali merebut gelar lewat Nicky Hayden. Lalu, Casey Stoner pada 2011. Selanjutnya, meraih enam gelar dunia bersama Marc Marquez. Total, kolaborasi Repsol dan Honda sukses meraih 15 gelar dunia, 183 kemenangan, dan 455 podium.
Baca Juga
Tampil Bagus di Awal Musim, Marc Marquez Enggan Pasang Target Juara Dunia

