Begini Penjelasan Hukuman Dani Alves Terkait Kasus Pemerkosaan
BARCELONA, investortrust.id – Mantan pemain Barcelona Dani Alves dinyatakan bersalah dalam kasus pemerkosaan oleh Pengadilan Spanyol di Baarcelona pada Kamis (22/2/2024).
Pada sebuah era, Dani Alves pernah memiliki karier cemerlang. Dia sukses mempersembahkan banyak piala di level klub bersama Sevilla, Barcelona, Paris Saint-Germain, hingga Juventus.
Dani Alves juga menjadi salah satu pemain andalan Timnas Brasil selama bertahun-tahun. Penampilan yang stabil saat menyerang maupun bertahan membuat bak sayap kanan itu idola banyak pelatih Selecao.
Baca Juga
Ada Apa? Juergen Klopp Sebut Chelsea Lebih Diunggulkan di Final Carabao Cup
Sayang, karier Dani Alves harus berakhir di hotel prodeo. Dani Alves divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan perempuan di klub malam di Barcelona. Dani Alves membawa sang korban ke ruang VIP dan memaksanya berhubungan badan. Dia memperlakukan korban dengan kasar.
Dani Alves sempat membantah telah melakukan pemerkosaan dan menyebut kejadian dilakukan secara konsensual. Dia juga beberapa kali mengubah kesaksiannya, mulai dari mengaku tidak bertemu korban hingga terakhir mengklaim berbohong demi menyelamatkan pernikahannya.
Kesaksian Dani Alves dibantah korban yang bersikukuh dirinya diperkosa dan mendapat perlakukan kasar. Pernyataan korban dan bukti-bukti yang didapat menjadi dasar pengadilan menjatuhkan vonis pidana.
Selain penjara 4 tahun 6 bulan, Dani Alves juga kena denda 150 ribu Euro untuk kompensasi dan biaya hukum. Dia juga dilarang berkomunikasi dengan korban selama 9 tahun 6 bulan.
Meski hukuman itu lebih rendah dari ancaman sanksi maksimal 12 tahun penjara berdasarkan pasal 179 Hukum Pidana Spanyol, Dani Alves berencana mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi. Apalagi, dirinya juga tidak diberikan hak pembebasan bersyarat.
Baca Juga
Timnas Jerman Sedang Terpuruk Jelang Euro 2024, Toni Kroos Kembali

