Inilah Rekor Simone Inzaghi Setelah Inter Milan Raih Scudetto
MILAN, investortrust.id – Kemenangan Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi berarti untuk musim ketiga berturut-turut, Serie A dimenangkan oleh pelatih yang sebelumnya tidak pernah merayakan Scudetto.
I Nerazzurri praktis unggul dari awal hingga akhir musim ini. Mereka meraihnya dengan kemenangan 2-1 atas rival sekota AC Milan dalam Derby della Madonnina di San Siro, Selasa (23/4/2024) dini hari WIB.
Sebagai pemain Simone Inzaghi pernah mendapatkan Scudetto bersama Lazio pada 1999/2000. Sementara sebagai pelatih, Simone Inzaghi belum pernah memenangkan Serie A. Baru musim ini adik kandung Filippo Inzaghi itu berjaya.
Baca Juga
Selamat! Inter Milan Segel Scudetto Saat Derby della Madonnina
(Foto: www.inter.it)
Uniknya, Simone Inzaghi melanjutkan tren menarik “pelatih debutan Scudetto” dalam tiga musim beruntun. Sebab, ini adalah musim ketiga berturut-turut seorang pelatih klub Serie A meraih Scudetto pertama.
Catatan ini dimulai saat Stefano Pioli mendapatkan gelar Serie A pertamanya di AC Milan pada 2021/2022. Selanjutnya, Luciano Spalletti menikmati Scudetto bersama Napoli pada 2022/2023. Sebelumnya, pelatih yang kini menukangi Gli Azzurri itu belum pernah memiliki trofi Serie A.
(Foto: www.inter.it)
“Kami harus memberikan penghargaan kepada Simone Inzaghi, yang membuktikan dirinya bukan hanya sebagai pelatih yang baik, melainkan juga pelatih pemenang. Dia adalah pemimpin tim ini,” kata Direktur Inter Milan Beppe Marotta, dilansir Football Italia.
“Saya sekali lagi memuji Inzaghi, karena setiap pelatih memiliki metode dan bahasanya sendiri dalam tim. Dia sempurna dalam menciptakan hubungan baik dengan para pemain dan mereka merasa nyaman dengannya. Dia seperti teman atau mantan rekan satu tim lebih dari apa pun,” tambah Beppe Marotta.
“Dia mencapai yang terbaik dari para pemainnya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Mentalitas pemenang itu juga menyebar dengan cepat di antara anggota tim lainnya. Itu termasuk 12 pemain baru yang datang musim ini, jangan sampai kita lupa,” pungkas Beppe Marotta.
Baca Juga
Nathan Tjoe-A-On Tidak Menyangka Timnas U-23 Indonesia Tampil Keren Lawan Yordania

