Bursa Eropa Menguat, Investor Soroti Pergerakan Emas
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup lebih tinggi pada Senin (2/2/2026), seiring berlanjutnya aksi jual pada emas spot.
Baca Juga
Logam Mulia Terjun Bebas, Aksi Jual Emas dan Perak Terus Berlanjut
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 memangkas pelemahan pada sesi pagi dan ditutup menguat 1% pada akhir perdagangan.
Bursa utama Eropa juga berbalik arah dari zona merah ke positif. Indeks FTSE Inggris dan DAX Jerman masing-masing naik 1%, sementara CAC 40 Prancis menguat 0,8%.
Saham teknologi ASML dan Be Semiconductor menutup sesi dengan kenaikan moderat, masing-masing naik sekitar 0,8% dan kurang dari 0,1%. Sedangkan, ASM International turun 0,3%.
Perak, yang telah melonjak lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir, anjlok sekitar 30% pada Jumat. Penurunan tersebut menjadi kinerja harian terburuk logam itu sejak 1980. Emas spot terakhir turun 3% ke sekitar US$4.703 per ounce pada Senin. Perak spot terakhir diperdagangkan turun lebih dari 6% di US$79,24, sedangkan kontrak berjangka perak sedikit lebih tinggi.
Pasar Asia-Pasifik melemah dengan indeks Korea Selatan memimpin penurunan, ketika investor memantau pergerakan harga emas dan perak setelah kejatuhan tajam pada Jumat. Sementara itu, saham AS menguat pada Senin karena pelaku pasar mencermati pergerakan bitcoin setelah aksi jual akhir pekan.
Bitcoin pada Sabtu sempat turun di bawah US$80.000 untuk pertama kalinya sejak April, menandakan investor mengurangi eksposur risiko setelah kejatuhan tajam harga logam mulia pada Jumat.
Wall Street juga mengalihkan perhatian ke Nvidia di tengah pertanyaan terkait keberlanjutan ledakan kecerdasan buatan. Rencana Nvidia untuk mengucurkan US$100 miliar ke OpenAI dilaporkan terhenti, dengan para eksekutif perusahaan chip tersebut menyuarakan keraguan terhadap kesepakatan itu, menurut The Wall Street Journal yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut. Saham Nvidia terakhir turun 0,7%.

